x

Sepakbola dan Kutukan Leonardo DiCaprio

Selasa, 1 Maret 2016 17:20 WIB
Editor: Yohanes Ishak

DiCaprio akhirnya berhasil mengalahkan beberapa pesaing lainnya, seperti Matt Damon, Bryan Cranston, Michael Fassbender, dan Eddie Redmayne. Ia berhasil meraih kemenangan setelah mengambil peran dalam film The Revenant.

Piala Oscar sendiri seakan menjadi kutukan baginya, sebelumnya DiCaprio telah gagal sebanyak empat kali ketika ia sukses masuk dalam nominasi.

Tepatnya sejak tahun 1994 silam atau 22 tahun lalu, aktor berusia 41 tahun itu untuk pertama kalinya masuk nominasi Best Actor in Leading Role.

Kemenangan Leonardo DiCaprio ini ternyata serupa dengan beberapa hal di sepakbola yang memiliki kutukan tersendiri.

Apa sajakah itu? Berikut ini INDOSPORT merangkum beberapa kejadian di sepakbola seakan mendapat 'kutukan' saat mereka berusaha meraih prestasi.


1. Liga Champions

Sejak era Liga Champions dimulai pada tahun 1992 silam atau tepatnya kurang lebih 24 tahun yang lalu, belum ada klub sepakbola satu pun yang mampu mempertahankan trofi kebanggaan klub-klub elit Eropa tersebut selama dua kali secara berturut.

Salah satu klub yang paling mendekati adalah, AC Milan saat mereka berhasil menjuarai Liga Champions di musim 1993/94, satu musim setelahnya mereka berhasil kembali ke partai puncak.

Namun klub berjuluk Rossoneri tersebut justru harus takluk dengan skor tipis 0-1 dari wakil Belanda, Ajax Amsterdam, yang ironisnya sang pencetak gol merupakan mantan penggawa mereka, Frank Rijkaard.

Kutukan untuk mempertahankan gelar juara juga dirasakan sendiri oleh Ajax. Musim 1994/95, atau satu musim setelah mereka jadi juara, Ajax harus takluk 2-4 dari Juventus di laga final dalam drama adu penalti.

Kutukan Liga Champions terakhir dirasakan oleh  Manchester United, di mana mereka berhasil meraih gelar Liga Champions di musim 2007/08, namun semusim kemudian The Red Devils harus takluk dari raksasa Spanyol, Barcelona.

Namun tahun ini, Barcelona nampaknya dapat menggugurkan kutukan Liga Champions.

Messi dkk berpotensi mempertahankan gelar musim 2015-16, setelah mereka berhasil meraih gelar ini musim lalu.  

Dapatkah mereka menjadikan Leonardo DiCaprio sebagai motivasi untuk memecahkan kutukan itu dengan mempertahankan gelar tersebut? Kita lihat saja nanti.


2. Ballon d’Or

Tepatnya sejak tahun 2008 lalu, rasanya sulit bagi pemain manapun, untuk merengkuh gelar penghargaan pemain sepakbola terbaik atau dikenal sebagai sebutan Ballon d’Or.

Ya, hampir selama 8 tahun, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi selalu mendominasi dan bergantian menjadi yang terbaik di dunia. Ronaldo dan Messi seakan telah menjadi kutukan pesepakbola hebat lain untuk merebut gelar individu paling bergengsi itu.

Nama-nama seperti, Frank Ribery, Manuel Neuer, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, dan terakhir Neymar Jr telah mendapat kutukan tersebut.

Tahun 2015 lalu berhasil direngkuh oleh Lionel Messi dan pada tahun 2016 ini baru memasuki bulan ketiga. Artinya, masih banyak bagi pemain berbakat manapun untuk menunjukkan tajinya agar dapat menjadi yang terbaik dan mengalahkan Messi dan Ronaldo.

Mungkin, 8 tahun tidak selama Leonardo DiCaprio untuk menunggu menjadi yang terbaik, tetapi tentu tidak sedikit pecinta sepakbola dunia ingin melihat adanya pemain lain yang dapat memecahkan kutukan tersebut.


3. Steven Gerrard

Pemain yang saat ini berkostum LA Galaxy adalah salah satu gelandang hebat dan lengkap dalam sejarah sepakbola Inggris.  

Gerrard adalah pemain kedua setelah Kenny Dalglish yang masuk dalam "100 Players Who Shook The Kop", dalam jajak pendapat yang dilakukan penggemar Liverpool. 

Sampai saat bahkan menjadi satu-satunya pesepakbola yang pernah mencetak gol di Final Piala FA, Final Piala Liga, Final Piala UEFA dan Final Liga Champions.

Hampir semua gelar bergengsi selain gelar Liga Inggris, telah ia raih. Sebut saja gelar Liga Champions 2005 silam usai menaklukkan AC Milan secara dramatis pada laga yang berlangsung di Istanbul.

Namun selama 17 tahun Steven Gerrard berkostum Liverpool, tak sekalipun ia mengangkat gelar trofi Premier League Inggris. Gelar Premier League bagi pemain berusia 35 tahun ini seperti kutukan.

Tapi Gerrard masih berpeluang meraih gelar Premier League dan melepas kutukan ini jika nantinya ia bisa kembali ke Anfield, entah sebagai jajaran manajemen atau sebagai pelatih

Cristiano RonaldoLionel MessiLiga ChampionsSteven GerrardPakistan

Berita Terkini