x

6 Pemain Asing Gagal Total Berkarier di Indonesia (Jilid II)

Sabtu, 5 Maret 2016 13:27 WIB
Editor: Hendra Mujiraharja

Sepakbola menjadi salah satu olahraga terpopuler di Indonesia. Tidak heran jika banyak klub bertebaran, hal ini pula yang menarik minat pemain asing untuk datang dan mencoba peruntungannya di kancah pesepakbolaan di tanah air.

Pernah bermain di kasta Eropa maupun piala dunia, ternyata tidak menjadi jaminan para pemain asing tersebut untuk sukses di Indonesia. Marcus Bent, Ivan Bosnjak, Zelimir Terkes, Edmar Garcia, Christopher Gomez dan Park Chul Hyung merupakan beberapa nama yang tidak bisa memenuhi ekspetasi dan tidak bisa memverikan penampilan terbaiknya.

Berikut INDOSPORT mengulas kisah pemain asing yang gagal bersinar saat membela klub tanah air (Jilid II) :


1. Marcus Bent

Pemain bernama lengkap Marcus Nathan Bent adalah pesepakbola kelahiran Inggris yang pernah berkarier di klub Liga primer Inggris, Everton pada 2004 lalu dimana dia hanya mampu menciptakan 7 gol dari 55 penampilan. Setelahnya Charlton Athletic, Wigan Athletic, Birmingham City, Queens Park Rangers berturut-turut menggunakan jasa pemain yang berposisi sebagai penyerang tersebut.

Musim 2011/2012 Bent pertama kali meninggalkan Inggris dan terbang ke timur jauh, tujuannya adalah Indonesia, tepatnya Kalimantan Timur dan bergabung bersama Mitra Kukar. Di tim Naga Mekes, Bent tidak bisa memberikan permaian terbaiknya, saudara kandung Darent Bent tersebut hanya mampu mencetak 4 gol dari 11 laga.


2. Ivan Bosjank

Ivan Bosjank

Datang ke Indonesia dengan status pemain yang pernah membela Timnas Kroasia dan sempat mencicipi ajang piala dunia 2006,  ternyata tidak membuat Ivan Bosjank tampil tregginas bersama Persija Jakarta. Tercatat striker 37 tahun itu hanya tampil selama 14 kali dan mencetak 4 gol di tahun 2014 lalu.

Sebelumnya pada 2011-2013 Ivan memperkuat tiga tim berbeda dan hanya mampu mencetak 6 gol dari 31 penampilannya. Sementara saat berseragam Dinamo Zagreb pada selama tiga musim dirinya menyarangkan 33 dalam 62 kesempatan.


3. Zelimir Terkes

Zelimir Terkes

Pada 2014 lalu manajemen Persija mengontrak pemain asal Bosnia ini yang sebenarnya merupakan pemain yang dibuang oleh klub Malaysia, Perak FA. Tidak banyak aksi yang bisa dipertontonkan oleh Zelimir Terkes saat berseragam Perak FA, dirinya hanya mencatat tiga penampilan tanpa satu gol pun.

Saat berseragam Persija, mantan striker HNK Calpjina tersebut hanya mendapat kesempatan tampil selama dua pertandingan dan tanpa menciptakan satu gol pun. Hingga akhirnya tim Macan Kemayoran memutuskan untuk menendang Zelimir Terkes. Selepas dari Persija pemain 35 tahun pun kembali bergabung dengan NK Zadar, klub yang pernah dibelanya pada 2012.


4. Edmar Garcia

Edmar Garcia

Edmar Garcia yang merupakan pesepakbola Australia keturunan Angola ini pernah bermain untuk Arema Cronous di Indonesia Super League (ISL) tahun 2013. Pemain 29 tahun tersebut tercatat hanya dua kali bermain dan tidak mencetak satu gol pun.

Pelatih Arema saat itu, Rahmat Darmawan merekrutnya saat tur lawan Persela Lamongan di putaran kedua, akhir Mei 2013 lalu. Sempat digadang-gadang menjadi calon playmaker Singo Edan, Edmar nyatanya lebih sering menghangatkan bangku cadangan. Sang pelatih menganggap sosok pemain berpaspor Australia itu kesulitan adaptasi di Arema.


5. Chistopher Gomez

Pemain 26 tahun ini datang ke Indonesia pada 2013 dengan reputasi cukup bagus yakni mencetak 47 gol dari 78 pertandingan selama membela empat klub sebelumnya dari 2007 hingga 2012.

Chistopher bergabung dengan Pesepam Madura United, namun dilepas sebelum putaran kedua ISL selesai.

Chistopher dinilai tidak bisa beradaptasi dengan permainan Sapi Kerap (Julukan Pesepam) yang cepat dan taktis, pergerakannya lamban dan terlihat kurang bertenaga.

Pelatih Persepam saat itu, Daniel Roekito lebih suka memainkan duet N’Kong dan Khadaffi. Chistopher tampil selama 12 kali dan mecetak 7 gol selama membela klub asal madura tersebut.


6. Park Chul Hyung

Pemain asal Korea Selatan ini sempat membela beberapa klub di tanah air mulai dari Persema Malang, Semen Padang, PSPS Pekanbaru, Persela Lamongan, Gresik United dan Mitra Kukar. Meski demikian hanya bersama Semen Padang Park bisa tampil lebih dari 20 penampilan.

Park yang berposisi sebagai bek tengah ini awalnya terbilang tangguh saat berduet dengan Sasa Zecevic di Persegres, namun karena terus mengalami penurunan kulitas, akhirnya membuat pelatih Persegres kala itu, Widodo C. Putro terpaksa harus melepasnya di pertengahan musim tahun 2013. Bersama Persegres, Park mencatatkan 14 penampilan dan mencetak 2 gol.

Marcus BentIvan BosjankZelimir TerkesEdmar GarciaChistopher Gomez

Berita Terkini