Prediksi Persija vs PS Polri : Pembuktian Tim Baru
PS Polri akan memulai debutnya di turnamen Piala Bhayangkara dengan melawan Persija Jakarta. Mereka menjadi tim yang paling dinantikan aksinya saat memulai laga perdana Piala Bhayangkara melawan Persija Jakarta, Sabtu (19/03/16).
Seperti halnya PS TNI di Piala Jenderal Sudirman lalu, Polri membuat tim baru dengan materi pemain yang juga anggota polisi. Tim yang dikapteni Indra Kahfi Ardiyasa berstatus tim amatir, namun memiliki sejumlah pemain profesional level nasional.
Hadirnya pemain profesional lain yang dipinjam dari klub lain semakin memperkuat tim yang ditangani Bambang Nurdiansyah tersebut. Seperti Gerald Pangkali, Maldini Pali hingga Dedi Hartono merupakan para pemain yang lebih dulu mengorbit dalam karier profesional.
Belum lagi para legiun asing yang didatangkan Polri dengan nama yang familiar di telinga para pecinta sepak bola nasional. Fabiano Beltrame dan Robertino Pugliara menjadi tulang punggung tim polisi bersama James Koko Lomel.
Bagi PS Polri, ajang Piala Bhayangkara pun seolah menjadi pembuktian eksistensi dari sisi lain dunia militer. PS Polri pun makin bersemangat karena terlecut prestasi PS TNI yang mampu menembus fase 8 besar di PJS lalu.
Sementara Persija datang dengan muka baru kali ini. Sekitar 75 persen skuad di PJS, dipertahankan dan disempurnakan dengan para punggawa pilihan pelatih baru, Paulo Camargo.
Ismed Sofyan dkk pun semakin percaya diri bisa bersaing lebih jauh dibanding PJS, setelah melakukan pemusatan latihan satu pekan di Yogjakarta.
Pelatih asal Brasil itu terlihat serius di turnamen Piala Bhayangkara. Guna menutupi celah kelemahan Persija, Paulo mendatangkan gelandang tangguh asal Turkmenistan, Mekan Nasyrov. A
nak asuhnya di Persibo Bojonegoro itu bakal menjadi pondasi Persija yang kini mengandalkan duet striker asing, Wellington dan Patrick Da Silva.
Persija pun sedikit diunggulkan di laga pembuka Grup Bali ini. Secara historis, tim Macan Kemayoran tak diragukan lagi dalam sepak terjang nya di sejumlah turnamen dalam satu tahun terakhir.
Piala Bhayangkara pun dijadikan Camargo sebagai tes terakhir menuju Indonesia Soccer Championship.
Prakiraan Pemain
Persija Jakarta (4-4-2):
Andritany Ardhiyasa (K) Ismed Sofyan/c, Vava Mario Yagalo, Gunawan Dwi Cahyo, Maman Abdurrahman (B) Ramdani Lestaluhu, Amarzukih, Syahroni, Mekan Nasyrov (T) Patrick Da Silva, Wellington (D)
Pelatih: Paulo Camargo
PS Polri (4-4-2):
Hery Prasetyo (K) Fabiano Beltrame, Bio Paulin Pierre, Indra Kahfi Ardiyaksa/c, Gerand Pangkali (B) Alsan Sanda, Robertino Pugliara, Maldini Pali, Dedi Hartono (T) James Koko Lomel, I Made Wirahadi (D)
Pelatih: Bambang Nurdiansyah
Players to Watch
Robertino Pugliara
Menanti peran Robertino Pugliara di PS Polri.
Peran Roberto Pugliara di lini tengah lebih efektif dalam mengatur distribusi bola ke lini depan, sekaligus mengeksuksi setiap peluang jika diperlukan.
Menempati gelandang serang, Robertino ternyata juga tajam. Hal itu dibuktikan lewat torehan 9 gol dalam dua musim berbaju Persiba Balikpapan dan Persija.
Di skuat PS Polri, Robertino dibutuhkan untuk mengatur ritme serangan dan juga sebagai penyelesai peluang. Eks pemain Persipura itu pun juga pandai mengeksekusi bola mati baik tendangan bebas maupun sepak pojok.
Mekan Nasyrov
Mekan nasyrov menjadi punggawa andalan Persija Jakarta.
Pemain Timnas Turkmenistan itu sudah dikenal lebih dulu lewat kiprahnya di Persik Kediri musim 2009 lalu. Bahkan, Mekan tercatat hanya sekali absen di musim pertamanya bersama Persik dengan 33 caps dan 2 gol.
Mekan punya tipikal sebagai gelandang jangkar tangguh dan berani adu fisik ketika perebutan bola di lapangan tengah. Peran itu menjadi nilai lebihnya hingga mampu membuatnya konsisten mengisi formasi inti Turkmenistan sejak 2003.
Permainan taktis dipadu daya jelajah lapangan tinggi, membuatnya lebih banyak berperan di setiap klub yang dibelanya, termasuk Persibo Bojonegoro, Barito Putera dan kini Persija Jakarta.
Prediksi INDOSPORT 50% 10% 40% (Persija Menang – Imbang – PS Polri Menang)