x

Aremania Usahakan Tak Ada Nyanyian Rasis

Sabtu, 2 April 2016 14:37 WIB
Editor: Gema Trisna Yudha
Aremania Beriringan Untuk Menyaksika Piala Jenderal Sudirman.

Tekad kuat itu sudah ditunjukkan Aremania sejak jauh-jauh hari, untuk menghindari aroma permusuhan yang bisa lebih lebar lagi. Suporter asal Malang ingin rivalitas hanya berlangsung 90 menit dari atas tribun, namun tetap sportif di luar lapangan apa pun hasil pertandingan kedua tim nantinya.

"Kalau kami fokus saja pada nyanyian untuk mendukung Arema. Tapi, kalau teman-teman ingin bernyanyi yang sedikit provokatif, itu semata-mata untuk menaikkan tensi pertandingan saja," tandas Yuli Sumpil jelang keberangkatan ke Jakarta.

Dirijen Aremania itu menambahkan, bahwasanya dirinya maupun para pentolan Aremania selalu berusaha mengarahkan nyanyian dengan nada sportif, tanpa ada maksud menyerang atau mengejek suporter lain.

"Kita selalu berusaha tidak menyanyikan lagu berirama rasis. Selama suporter lawan tidak memancing lebih dulu, ya kita tidak membalas," imbuh dirijen yang selalu berdiri memimpin suporter dari tribun timur Stadion Kanjuruhan itu.

Tapi secara pribadi, Yuli Sumpil ingin suporter di Indonesia bisa lebih dewasa. Dia pun sadar bahwa resiko terjadinya bentrok bisa saja terjadi, jika kedua suporter yang sama-sama biru itu terus menerus saling mengejek sepanjang pertandingan.

"Jangan lah saling ejek. Rivalitas cukup di tribun saja, tidak usah sampai keluar," tutupnya.

Arema CronusPersib BandungAremaniaBobotohPiala Bhayangkara

Berita Terkini