Bali United Gagal di Perebutan Juara Tiga, Indra Sjafri Bersyukur
Dua gol yang dibukukan Hilton Moreira dan Alberto Goncalves memang menggagalkan upaya Bali United meraih prestasi pertama di turnamen nasional. Namun, Indra Sjafri melihat performa tim asuhannya dari sudut pandangan lain.
"Kami memang kalah secara skor, namun kami melihat kualitas meningkat. Kami upayakan di setiap pertandingan terus meningkat, sehingga pada 2017 tim yang benar-benar tangguh sudah terbentuk," ujar head coach Bali United itu.
Indra Sjafri juga mengapresiasi semangat pantang menyerah para pemain Bali United yang sangat luar biasa. Sekalipun di awal turnamen Piala Bhayangkara sempat mendapatkan hasil negatif.
Kalah di dua laga awal dari Arema Cronus dan Persija Jakarta, secara perlahan Kiko Insa dkk mampu menularkan mental juara pada para pemain muda seperti I Nyoman Sukarja dalam meraih kemenangan atas Persipura Jayapura dan PS Polri.
Dua kali kekalahan di babak akhir pun tak terlalu disesalkan eks pembesut Timnas U-19 tersebut. Baginya, kekalahan atas Persib Bandung di semifinal dan Sriwijaya FC menjadi kebanggaan tersendiri.
"Semangat pemain luar biasa. Pastinya banyak yang tidak menyangka kami bisa melaju ke semifinal setelah hasil buruk di dua pertandingan awal. Ini wajib kami apresiasi," terangnya.
Perombakan skuad yang mencakup banyak pemain awalnya memang sedikit mengganggu kerangka tim yang sudah terbentuk sebelumnya. Namun secara perlahan, seluruh pemain sudah semakin mengenal sifat dan cara bermain satu sama lain.
"Kami kehilangan beberapa pemain setelah Piala Presiden dan ditutupi dengan beberapa pemain baru. Kami harus kembali membangun kekuatan dari awal, tapi sudah terlibat makin bagus," tutupnya.