Catatan Taktik Madrid di El Clasico Diduga Bocor
Catatan taktik sepakbola itu diduga goresan tangan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane dan stafnya jelang bentrok El Clasico. Pertandingan yang digelar di Camp Nou itupun dimenangkan Real Madrid 1-2, setelah tertinggal 1 gol terlebih dahulu.
Tim redaksi AS menganalisis, goresan yang kasar dan kurang jelas, tak bisa sepenuhnya diverifikasi sebagai goresan tangan pelatih Los Blancos.
Redaksi AS menduga taktik ini goresan tangan Zidane.
Catatan itu menganalisis pergerakan pemain Barca. Ada uraian berbagai titik taktis.
Lalu, ada catatan untuk menekan Barcelona dan apa saja yang dibutuhkan para pemain Real Madrid. Kemudian, diuraikan pentingnya memotong jalur suplai bola Barca dari tengah, terutama Iniesta dan Rakitic.
Hal ini akan memaksa Barcelona bermain di sisi saja, dengan begitu Carvajal dan Marcelo bisa membendung Alba dan Alves. Sementara Ramos dan Pepe bisa leluasa menjaga Messi dan Neymar.
Dengan begitu, gelandang Real Madrid asal Brasil, Casemiro bisa bergerak taktis. Titik mendasar lain yang dibahas dalam catatan adalah bagaimana menangani Messi untuk tetap jauh di lini tengah dan mencegah mendapatkan bola.
Respons yang cepat dibutuhkan untuk menempel ketat dan pemain belakang selalu mengawasi Luis Suarez untuk hanya lari di garis belakang.
Petunjuk pertama yang menunjukan keaslian surat ini ada di kop surat bertuliskan Real Madrid.Dan, dikirim ke redaksi beberapa jam menjelang pertandingan.
Hampir seluruh titik dikuasai Real Madrid selama pertandingan. Contohnya, Madrid berhasil memotong bola-bola Barca, mencegah tuan rumah mendapatkan peluang, dan kembali dari ketinggalan untuk memenangkan pertandingan, berkat gol Benzema dan Ronaldo.
Hingga sekarang, belum ada konfirmasi apakah surat berisi taktik Real Madrid menghadapi Barcelona itu asli atau tidak. AS sendiri memiliki kantor redaksi di Jalan Valentín Beato Nomor 44, Madrid, Spanyol.