Bali United Dapat Pelajaran dari Runner-Up Euro 1996
Gemuruh penonton kembali terdengar di Stadion Dipta, saat skuat berjuluk Serdadu Tridatu kembali berlaga di Bali, usai satu pekan lebih berlaga di Bandung dan Jakarta dalam pertandingan Piala Bhayangkara dan Trofeo Persija.
I Gede Sukadana dkk kembali berlaga di depan publik Bali saat menjamu tim Ceko 96 yang berisikan para alumni Timnas Ceko yang sukses meraih Runner-up dalam gelaran Euro 1996 silam.
Dalam laga eksebisi itu, Bali United ternyata masih kalah dalam hal pengalaman setelah menyerah 1-3 dari beberapa pemain Ceko yang memiliki level permainan kelas dunia.
Pavel Kuka menjadi pahlawan kemenangan Ceko 96, setelah berhasil mencetak dua gol ke gawang Bali United. Sementara gol I Made Wirahadi yang tergabung di tim Ceko akhirnya menyudahi perlawanan Bali United yang hanya bisa membalas lewat satu gol Yabes Roni.
Meski kalah, namun skuad Bali United tetap senang karena mendapat pengalaman berharga dari para pemain kelas dunia. I Nyoman Sukarja dkk bisa mengambil pelajaran terkait bagaimana bermain sepak bola secara efektif.
"Hasil akhir tidak begitu penting. Para pemain Bali United terutama pemain muda, mendapatkan pelajaran berharga di pertandingan tadi," kata Wayan Arsana, yang didaulat menjadi Pelatih Bali United di laga melawan Ceko 96 seperti termuat dirilis klub.
"Semoga mereka bisa mencontoh para legenda Ceko tersebut sehingga kedepannya mereka bisa bermain dengan cara yang baik dan benar, bukan hanya sekedar kecepatan, namun juga tentang kecerdasan bermain di lapangan," imbuh Wayan, yang juga menjabat sebagai Pelatih Bali United U-21 tersebut.