Lupakan La Liga, Madrid Tatap Liga Champions
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh bek sekaligus wakil kapten Real Madrid, Marcelo yang berharap timnya dapat fokus pada Final Liga Champions melawan klub rival sekota, Atletico Madrid di San Siro, Milan yang diselenggarakan pada tanggal 28 Mei 2016 mendatang.
“Kami sudah berkembang dengan pesat dan sekarang kami mempunyai Final Liga Champions dan mencoba untuk menutup musim ini dengan baik. Situasi menjadi sulit saat Madrid tidak meraih trofi apapun, karena Madrid harus selalu menang,” jelasnya dilansir dari Sportsmole.
Setelah gelar La Liga kandas, maka satu-satunya harapan klub Ibu Kota Spanyol ini adalah meraih gelar Liga Champions dalam laga Derby Madrid tersebut.
Marcelo, bek sekaligus wakil kapten Real Madrid.
Real Madrid sempat dibuat putus asa untuk meraih gelar La Liga pada pertengahan musim, namun hadirnya pelatih anyar yang juga merupakan legenda klub, Zinedine Zidane yang menggantikan pelatih Rafael Benitez membuat jalan cerita mereka di musim ini menjadi berbeda.
Perlahan tapi pasti, Los Blancos dibawa Zidane terus mendekati pesaing abadi mereka, Barcelona dan melewati Atletico di klasemen sementara.
Selebrasi pemain Real Madrid usai Cristiano Ronaldo mencetak gol ke gawang Deportivo.
Bahkan, Madrid pun sempat dibuat percaya diri untuk merengkuh gelar La Liga setelah akhir musim mereka mampu memangkas jarak dengan Barca menjadi selisih satu angka.
Sayang meski pada laga pamungkas mereka berhasil mengalahkan Deportivo La Coruna dengan dua gol dari Cristiano Ronaldo, Barcelona juga mampu meraih kemenangan atas Granada dengan skor 3-0 melalui hattrick dari Luis Suarez.