x

Perkiraan Starting Utama Timnas Indonesia di Piala AFF 2016

Minggu, 15 Mei 2016 18:25 WIB
Editor: Tengku Sufiyanto

Bangun dari tidur panjang, sebuah penggalan kalimat yang cocok untuk menggambarkan kondisi sepakbola Indonesia saat ini. Sepakbola nasional akan kembali menggeliat.

Pasalnya, Menteri Pemuda Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi resmi mencabut SK Pembekuan nomor 01307 yang dilayangkan kepada federasi sepakbola nasional, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Rabu lalu. Ditambah lagi, federasi sepakbola dunia, FIFA telah resmi mencabut sanksi kepada Indonesia melalui Kongresnya yang ke-66, di Meksiko, Jumat kemarin.

Hal tersebut membuat PSSI dapat kembali menjalankan kegiatan sepakbola di Indonesia. Selain akan ada kompetisi resmi, Timnas Indonesia akan kembali mengikuti ajang-ajang bergengsi kejuaraan dunia.

Tiga ajang yang diikuti Indonesia dalam jangka waktu terdekat antara lain, Piala AFF 2016 di Myanmar dan Filipina, Sea Games 2017 di Malaysia, dan Asian Games 2018 di Indonesia.

Namun yang paling terdekat, Indonesia siap berpartisipasi dalam ajang Piala AFF 2016 yang diselenggarakan di Myanmar dan Filipina, 19 November-17 Desember mendatang. Persiapan akan segera dilakukan PSSI untuk membentuk Timnas Indonesia yang dapat memberikan prestasi bagi kemajuan sepakbola nasional.

Meski belum terbentuk, ada kalanya menganalisa siapa saja yang akan menghuni sebelas pemain utama Timnas Indonesia, nantinya. Untuk itu, INDOSPORT telah menganalisa siapa saja pemain yang bakal menghuni starting utama Timnas Indonesia, nanti. Berikut ulasannya:


1. Pelatih (Djajang Nurdjaman)

Sebelum masuk ke tahap pemain, ada kalanya menebak siapa yang bakal menjadi pelatih Timnas Indonesia. Jawaban yang paling realistis menjabat kursi juru racik formasi Timnas Indonesia adalah Djajang Nurdjaman.

Alasannnya, mantan pemain dan pelatih Persib Bandung tersebut memiliki segudang pengalaman dan pengetahuan tentang sepakbola Indonesia. Pelatih kelahiran Majalengka tersebut pernah membawa Persib menjadi juara Perserikatan tahun 1986 dan 1994, kala menjadi pemain.

Selain itu, pria yang akrab disapa Djanur tersebut pernah membawa Persib menjadi juara Liga Indonesia tahun 1995, saat menjadi asisten pelatih dari Indra Thohir. Terakhir, pria berumur 51 tahun tersebut mengantarkan tim Maung Bandung menjadi juara Indonesia Super League (ISL) 2014 dan Piala Presiden 2015.


Djajang Nurdjaman sangat realistis mengisi kursi kepelatihan Timnas Indonesia

Faktor kedua yang membuat Djanur sangat realistis menjadi pelatih Timnas Indonesia adalah sosok kesederhanaannya dan dapat membangun kebersamaan tim. Itu terlihat jelas kala menukangi Persib, ia tak pernah membanding-bandingkan pemain berlabel bintang dan non bintang.

Alasan lainnya, Djanur mempunyai pengalaman kursus kepelatihan di Italia bersama Internazionale. Meski masih mengenyam pendidikan di sana, bukan tidak mungkin Djanur akan dipanggil untuk menangani Timnas Indonesia.


2. Kiper (I Made Wirawan)

I Made Wirawan.

Posisi penjaga gawang kemungkinan masih dipercayakan kepada I Made Wirawan. Ada beberapa alasan mengapa pria asal Bali tersebut sangat realistis menjaga gawang Timnas Indonesia.

Pertama, penampilan pria kelahiran 34 tahun itu sangat stabil di bawah mistar gawang. Ia menjadi pemain yang tak tergantikan di klub yang dibelanya, Persib Bandung. Berdasarkan data dari Soccerway, I Made Wirawan total telah memainkan 95 laga bersama tim Maung Bandung sejak tahun 2013.


Aksi I Made Wirawan bersama Persib Bandung.

Kedua, I Made Wirawan memiliki pengalaman mental juara. Ia pernah menjadi bagian penting Persib kala menjadi juara ISL 2014 dan Piala Presiden 2015.


3. Pemain Belakang (Jufriyanto, Hamka, Tony, Kipuw)

Komposisi lini bertahan Timnas Indonesia diprediksi bakal diisi oleh Achmad Jufriyanto, Hamka Hamzah, Tony Sucipto, dan Hasim Kipuw. Maklum, keempatnya merupakan sosok penting di klubnya masing-masing, memiliki jam terbang yang sangat bagus, serta pernah menorehkan berbagai prestasi gemilang.

Untuk mengisi posisi bek tengah, kemungkinan Achmad Jufriyanto akan dipasangkan oleh Hamka Hamzah. Keduanya merupakan bek tengah andalan Sriwijaya FC dan Arema Cronus.

Hal tersebut sangat realistis, mengingat performa Jufriyanto sudah teruji kala membawa Persib menjadi juara ISl 2014 dan Piala Presiden 2015. Sedangkan, Hamka belum lama ini membawa Arema menjadi juara Piala Bhayangkara 2016.

Tercatat, keduanya sudah menorehkan penampilan yang cukup banyak bersama Timnas Indonesia. Berdasarkan data dari Soccerway, Jufriyanto sudah mengoleksi 19 laga bersama Tim Garuda dari tahun 2007. Sementara itu, Hamka sudah membela Timnas Indonesia sebanyak 21 laga mulai dari tahun 2004.


Perkiraan starting utama Timnas Indonesia

Di sisi lain, posisi bek sayap kanan dan kiri akan diisi Hasyim Kipuw serta Tony Sucipto. Hasyim Kipuw merupakan mantan andalan Arema Cronus, kemudian menjadi pemain inti Bali United saat ini. Sementara, Tony Sucipto merupakan andalan Persib.

Kipuw tercatat pernah membawa Arema meraih gelar juara Piala Bhayangkara. Sementara, Tony Sucipto membawa tim Pangeran Biru menjadi juara ISL 2014 dan Piala Presiden 2015.


4. Pemain Tengah (Hariono, Evan Dimas, Raphael Maitimo)

Komposisi lini tengah diprediksi akan dihuni campuran pemain muda dan senior. Alasannya, lini tengah merupakan jantung permainan sebuah tim dalam sepakbola.

Hal tersebut membutuhkan pengalaman yang dihasilkan dari para pemain senior. Serta, sebuah pemikiran matang yang segar dan enerjik dalam mengatur permainan sepakbola modern yang dimiliki sosok pemain muda berbakat.

Berdasarkan alasan tersebut, Hariono dan Raphael Maitimo cocok disebut pemain senior. Sedangkan, pemain muda berbakat patut disematkan kepada Evan Dimas Darmono.


Perkiraan formasi starting utama Timnas Indonesia

Hariono kemungkinan akan mengisi posisi gelandang Bertahan. Kemampuannya dalam memotong bola dan stamina yang energik dibutuhkan oleh Timnas Indonesia untuk membantu pertahanan.

Sementara itu, Hariono akan ditemani oleh sosok gelandang tengah penyeimbang permainan. Pemain yang cocok mengisi posisi tersebut adalah Raphael Maitimo. Pemain naturalisasi yang mempunyai kemampuan dalam mengalirkan bola tersebut kemungkinan bakal mengisi posisi gelandang tengah.

Sedangkan, sosok yang tepat untuk mengatur serangan adalah Evan Dimas. Pasalnya, pemain muda yang berposisi sebagai gelandang serang tersebut memiliki visi permainan sepakbola Modern.

Selain itu, pemain berumur 21 tahun itu memiliki kemampuan akurasi tendangan, umpan matan, dribling, dan kontrol yang sangat bagus. Kemampuan mumpuninya tersebut sangat dibutuhkan Timnas Indonesia, jika mengalami kebuntuan mencetak gol.


5. Pemain Depan (Boaz, Andik, Zulham Zamrun)

Pemain lini depan Timnas Indonesia, kemungkinan bakal diisi oleh para pemain yang memiliki jam terbang cukup tinggi dalam urusan mencetak gol. Selain itu, jika melihat pemainan sepakbola modern, para mesin gol juga harus memiliki kecepatan dalam membongkar pertahanan lawan. Artinya, target man tidak terlalu penting dalam permainan sepakbola modern.

Jika melihat kriteria diatas, bukan tidak mungkin posisi lini depan Indonesia akan dihuni oleh Boaz Solossa, Andik Vermansyah, dan Zulham Zamrun. Ketiganya, merupakan mesin gol dan pemain andalan untuk membongkar pertahanan lawan.


Perkiraan starting utama Timnas Indonesia

Boaz merupakan pemain andalan Persipura hingga saat ini. Dikutip dari Soccerway, pemain berumur 30 tahun itu sudah mencetak 139 gol bersama tim Mutiara Hitam di semua ajang yang diikuti mulai dari tahun 2009. Hasilnya, ia mempersembahkan tiga gelar juara ISL (2009,2011,2013), dan satu gelar Liga Indonesia tahun 2005 untuk Persipura.

Di level timnas, Boaz telah menjadi andalan sejak tahun 2006. Ia merupakan kapten Timnas Indonesia terakhir kali beraksi. Pemain kelahiran 16 Maret 1986 itu sudah mencetak empat gol dari 22 penampilannya bersama Timnas Indonesia.

Sementara itu, Andik merupakan pemain andalan Selangor FA. Pemain berumur 24 tahun tersebut sudah mencetak delapan gol sejak tahun 2014. Sekedar catatan, meski golnya sedikit, Andik merupakan pemain andalan Selangor untuk membongkar pertahanan lawan.

Sedangkan, Zulham Zamrun merupakan andalan Persib. Ia pernah menorehkan prestasi gemilang kala membawa Persib menjadi juara Piala Presiden 2015. Pemain beurmur 28 tahun itu meraih gelar top scorer Piala Presiden dengan torehan enam gol.

Boaz SolossaHamka HamzahPSSII Made WirawanRaphael MaitimoZulham ZamrunHasyim KipuwHarionoEvan DimasAchmad JufriyantoTony SuciptoAndik VermansahTimnas Indonesia

Berita Terkini