x

K-85 Sebut Indonesia Darurat Sepakbola

Rabu, 25 Mei 2016 05:21 WIB
Editor: Ahmad Priobudiyono
Ketua Kelompok 85, Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi (pojok paling kiri).

Kondisi PSSI yang ditinggal sang ketua umum, La Nyalla Mattalitti yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi hibah kamar dagang dan industri Jawa Timur, membuat anggota pemilik hak suara di PSSI, Kelompok 85 yang terdiri dari 92 voters meminta diadakannya Kongres Luar Biasa (KLB).

Permintaan tersebut berdasarkan pada kondisi PSSI yang belum sepenuhnya bekerja optimal sehingga dinilai akan berdampak pada prestasi Timnas. 

Bahkan Ketua K85, Letnan Jenderal Edy Rahmayadi menyebut Indonesia dalam keadaan darurat sepakbola jika KLB tidak segera dilaksanakan.

“Semua rakyat Indonesia tahu saat ini kita darurat atlet sepakbola. Makanya semua harus kita benahi. KLB lebih cepat lebih baik, tidak bisa didiamkan lagi karenakan banned FIFA sudah selesai,” ujar Edy Rahmayadi yang juga Presiden Direktur PS TNI.

Pelaksanaan KLB disebut menjadi langkah awal bagi PSSI untuk berbenah sehingga bisa membentuk Timnas yang dijadwalkan turun bertanding pada ajang Piala AFF September mendatang.

“September nanti kita akan main di AFF dan butuh pemain. Jika kondisinya seperti ini siapa yang akan main, bisa-bisa kita kalah sama Timor Leste ataupun Singapura,” tandas Edy lebih jauh.

PSSIPiala AFFEdy RahmayadiKelompok 85

Berita Terkini