Di Ambang Pemecatan, Viking Persib Beri Satu Kesempatan untuk Dejan
Persib Bandung harus kembali menuai hasil yang tak memuaskan dalam menjalani laga lanjutan pekan kelima kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jumat kemarin. Tim maung Bandung harus puas imbang tanpa gol kontra Madura United FC.
Hasil itu membuat Persib menduduki posisi kedelapan klasemen sementara TSC 2016 dengan torehan tujuh poin. Persib pun baru menorehkan satu kemenangan atas Bali United dengan skor 2-0.
Hal itulah yang membuat suporter setia Persib, Bobotoh merasa gerah dengan performa tim kesayangannya di bawah asuhan Dejan Antonic. Bobotoh meminta pelatih Serbia itu untuk mengundurkan diri sebagai pelatih tim Pangeran Biru.
Persib Bandung kala ditahan imbang tanpa gol Madura United
Salah satu pentolan Viking Persib Club (VPC), Yana Umar mengatakan, keinginan para bobotoh untuk memecat Dejan Antonic sebagai pelatih Persib Bandung merupakan hal yang wajar. Bahkan rencananya, Yana akan melakukan pertemuan dengan Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Glen Sugita untuk membicarakan keinginan para bobotoh.
"Bukan hanya bobotoh, saya juga kecewa dua kali kandang menuai hasil imbang terus. Otomatis nilai poinnya cuma 7. Gimana punya target," ujar pria yang akrab disapa Yana Bool tersebut.
Selain itu, Yana menilai permainan yang diperagakan tim juga tidak berkembang atau bahkan berjalan cukup monoton. Tak ada warna tersendiri di dalam permainan Persib seperti dahulu.
"Coba Kim Jeffrey Kurinawan dengan Juan Belencoso jangan dimainkan dulu, mainkan yang lain dulu. Masih ada Febri Haryadi dan Gian Zola. Jadi jangan hanya diuji coba saja menurunkan mereka berdua," ungkap Yana.
Bukan hanya itu, Yana menganggap Dejan tidak sepantasnya menyalahkan kinerja wasit yang menyebabkan timnya gagal meraih kemenangan.
"Tidak etis menyalahkan wasit. Segila-gilanya wasit kalau seandainya permainan Persib seperti ini, yang tetap saja bisa kalah," katanya.
Untuk itu, Yana memberikan kesempatan satu kali lagi kepada Dejan. Apabila di laga kandang selanjutnya kembali meraih hasil imbang ataupun kalah, dirinya akan meminta manajemen PT PBB untuk mengabulkan keinginan bobotoh.
"Seandainya imbang lagi di kandang, mau gimana lagi, PT PBB harus membuka mata. Kami akan demo untuk turunkan Dejan," ungkapnya.