x

5 Momen Terbaik di Ajang Euro yang Sulit Dilupakan

Jumat, 10 Juni 2016 16:16 WIB
Editor: Randy Prasatya

Sejak Piala Eropa di gelar pada 1960 berbagai momen menarik telah tersaji hingga pagelaran di tahun 2012. Bahkan, sebagian momen tersebut bisa menghadirkan sebuah tangis yang amat pilu.

Seperti halnya saat Cristiano Ronaldo menangisi dan menyesali laga final 2004 yang terjadi di negaranya. Sebab, pada saat itu mereka gagal mengunci gelar juara untuk yang pertama kalinya usai tumbang 0-1 dari Yunani.

Kini, kisah baru akan segera dimulai. Prancis membuka pagelaran Euro 2016 melawan Rumania di Stade de France dalam beberapa jam ke depan.

Sebelum laga pembuka tersebut, ada baiknya kita para penikmat sepakbola coba untuk mengenang momen-momen penting dan mengejutkan di pagelaran Euro lainnya.

Beriku lima momen Euro terbaik yang telah dirangkum oleh INDOSPORT untuk para pembaca setia.


1. Kroasia vs Turki 2008

Laga yang terjadi di perempatfinal ini berjalan sangat sengit dan mengejutkan bagi para pendukung Kroasia dan Turki. Bagaimana tidak, dua gol dalam pertandingan ini terjadi satu menit jelang berakhirnya perpanjangan waktu 2x15 menit.

Pada menit 119 skuat Kroasia, berada di atas angin setelah Ivan Klasnic merobek gawang Turki melalui tandukan kepala. Gol itu sekaligus membuat seluruh skuat dan ofisial Vatreni yang ada di bangku pemain masuk ke dalam lapangan.

Namun, situasi berbalik murung saat Turki menyamakan kedudukan dia menit 120 melalui tendangan keras Semih Senturk. Gol itupun memaksa pertandingan berlanjut ke drama adu penalti.

Dalam kesempatan ini, Turki berhasil menang 3-1 di laga adu penalti setelah Luca Modric, Ivan Rakitic dan Mladen Petric gagal mengeksekusi ke gawang Rustu Recber.


2. Final Euro 2000

Laga antara Prancis vs Italia di final Euro 2000 mungkin akan selalu menyakitkan bagi Italia. Seperti yang sudah diketahui sebagaian besar pecinta sepakbola, kala itu Azzurri berhasil unggul hingga menit 90 berkat gol Marco Delvecchio di menit 55.

Tapi bencana justru hadir di menit 90+3 setelah sepakan Sylvain Wiltord merobek jala Francesco Toldo dan memaksa pertandingan berlanjut ke 2x15 menit dengan sistem golden goal.

Pada babak tambahan tersebut Prancis sukses membuat Italia menangis setelah tendangan David Trezeguet merobek jala Toldo di menit 103.


3. Kejutan Yunani 2004

Yunani muncul sebagai tim yang tak terdua di pagelaran Euro 2004 setelah mampu menumbangkan Portugal di laga final. Tim yang dijuluki Negeri Para Dewa ini berhasil menyisihkan Spanyol di babak grup.

Pada babak sistem gugur Yunani berhasil menumbangkan Prancis dengan skor 1-0 di Prempatfinal dan berlanjut dengan menumbangkan Ceko 1-0 di semifinal.

Di laga final pasukan Otto Rehhagel berhasil menundukan tuan rumah melalui gol tunggal Angelos Charisteas di menit 57. Kemenangan itupun membuat dunia terkejut atas apa yang telah ditunjukan skuat Yunani.


4. Antonin Panenka 1976

Panenka adalah mantan pesepakbola berkewarganegaraan Republik Ceko yang dahulu bermain untuk klub Bohemians Praha dan Rapid Vienna.

Selain itu, Panenka juga pernah membela timnas Cekoslowakia dalam 59 pertandingan dan mencetak 17 gol, dan mempersembahkan gelar Euro di tahun 1976.

Panenka terkenal karena berhasil melakukan sebuah tendangan penalti yang berbeda, yaitu dengan melambungkan bola di posisi tengah gawang, yang kala itu dilakukan pada pertandingan Final Euro 1976 melawan Jerman. Kini cara mencetak gol penalti dengan melambungkan bola ke tengah gawang selalu disebut dengan "gaya Panenka".


5. Denmark 1992

Denmark membuat kejutan besar di ajang Euro 1992 setelah hadir dengan status pengganti Yugoslavia yang dicabut partisipasinya menyusul konflik di Balkan.

Pada ajang ini, Denmark berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Jerman 2-0 melalui gol Jensen dan Vilfort.

YunaniItaliaPrancisEuro 2016DenmarkAntonin PanenkaIn Depth Sports

Berita Terkini