Ini Penjelasan Suarez Soal Amukannya di Copa America
Seperti diberitakan sebelumnya, Suarez sempat mengamuk di pinggir lapangan dengan memukul dinding pembatas bangku cadangan dan melemparkan rompinya ke lapangan.
Saat itu diduga ia merasa kecewa oleh keputusan pelatih Oscar Tabarez yang tidak menurunkannya di sisa menit terakhir saat Uruguay tertinggal 0-1 dari Venezuela. Padahal bintang Barcelona itu sudah melakukan pemanasan di pinggir lapangan.
Suarez meluapkan amarahnya dengan memukul dinding pembatas bangku cadangan.
Namun Suarez akhirnya mengklarifikasi jika emosinya saat itu terpancing bukan akibat keputusan tersebut. Menurutnya, amarahnya tersulut akibat dirinya tidak berdaya melihat timnya dikalahkan hingga harus tereliminasi di babak penyisihan grup.
"Saya ingin meluruskan beberapa hal yang sebelumnya diberitakan. Amarah saya tersulut akibat saya tidak bisa melakukan apa-apa sementara saya melihat Uruguay tereliminasi," kata Suarez dalam sebuah konferensi pers seperti dilansir Four Four Two.
Suarez tak berdaya melihat timnya tereliminasi di babak penyisihan grup dari Copa America.
Suarez juga menjelaskan jika amarahnya tersulut bukan karena keputusan Tabarez yang tidak menurunkannya di sisa menit pertandingan.
"Saya bahkan tidak dalam kondisi 90 untuk bisa bermain, jadi ini tidak ada hubungannya dengan pelatih ataupun dengan staf pelatih," jelas Suarez.
Dalam kesempatan tersebut, top skor La Liga itu pun mengakui jika dirinya sudah menerima kenyataan negaranya harus tersingkir dari ajang Copa America.
"Saya pikir favorit juara adalah Argentina, tetapi Brazil juga harus diwaspadai kemenangan 7-1 atas Haiti merupakan bukti kekuatan mereka," tutur rekan setim Lionel Messi di Barcelona tersebut.