x

Mengenal Pendukung Rusia, Fans Berani Mati 'Beruang Merah'

Selasa, 14 Juni 2016 13:56 WIB
Editor: Hendra Mujiraharja

Kelompok fans Rusia itu terdiri dari enam klub yakni Spartak Moskow, CSKA Moskow, Dynamo Kiev, Torpedo, Lokomotif plus Zenit St Petersburg. Mereka memang tergolong sangat baru.

Pemimpinnya adalah seorang pria yang memakai tato bertuliskan ‘The Killer’ seorang hooligan dan pendukung dari klub Spartak. Dia terlihat berada di tengah-tengah kekacauan di Marseille.

Sebelum melakukan penyerangan, mereka menggunakan obat-obatan atau narkoba sejenis sabu-sabu sebelum melakukan penyerangan.

Hal ini dilakukan agar mereka tidak mengenal rasa takut terhadap lawan yang akan diserang mereka.


Fans Inggris terlihat kocar-kacir setelah diserang pendukung Rusia dalam stadion.

Cengkraman mereka di sepakbola Rusia memang sangat total. Bahkan, kebanyakan dari mereka dikaitkan dengan kelompok sayap kanan.

“Mereka merupakan kelompok fans baru dan mereka ingin menjadi papan atas. Hati-hati, Rusia telah datang,” demikian pernyataan mereka, sebagaimana diberitakan The Sun.

Keributan antar pendukung memang terjadi sejak lama. Bahkan, pada musim 2010, seorang pendukung Spartak Moskow tewas saat keributan terjadi. Akibatnya, 5.000 hooligan pun ditangkap petugas kepolisian.

Salah seorang pakar sepakbola bernama Dr Geoff Pearson menyadari bahwa kelompok ini sangat berbahaya. Mereka sudah merencanakan penyerangan ini cukup lama.


Fans Inggris berlari meninggalkan stadion demi menyelamatkan diri.

“Kelompok supporter ini jelas sangat berbahaya dan sudah merencanakan penyerangan ini sangat lama,” kata Pearson salah seorang professor hukum di University of Manchester.

“Mereka selalu mengenakan kaos berwarna hitam, mereka menyalakan kembang api untuk memulai kekerasan dan bahkan menurut laporan, beberapa fans Rusia memakai kaos Inggris untuk mempermudah rencana penyerangan,” sambungnya.

“Mengingat organisasi tersebut, saya sangat yakin kelompok hooligan Rusia ini bekerjasama untuk merencanakan ini,” lanjutnya.


Seorang fans terlihat tergeletak di depan kafe setelah diserang pendukung Rusia.

Sebuah pengakuan mengejutkan keluar dari mulut salah seorang pendukung Rusia. Menurutnya, pendukung Inggris sama seperti Pakistan dan mereka tidak menyukainya.

“Setiap orang memiliki musuh. Fans Inggris (termasuk Inggris Raya) sama seperti Pakistan dan coba tebak? Kami tidak menyukai mereka,” kata Nikolai Soev.

Sementara itu, Dr Pearson menambahkan fans Rusia memang sengaja mengincar pendukung Inggris.

“Bagi kelompok Rusia, mereka mendapatkan gengsi karena bertarung dengan pendukung Inggris,” ujar pakar sepakbola itu.

InggrisRusiaEuro 2016Hooligans

Berita Terkini