x

(VIDEO) Persija vs Arema: Kisah Setengah Lusin Gol dan Rekor Penonton Terbanyak

Selasa, 21 Juni 2016 16:00 WIB
Editor:

Meskipun sudah memastikan juara saat away melawan tuan rumah PSPS Pekanbaru  pada 26 Mei 2010 lalu, penampilan Arema saat menghadapi Macan Kemayoran tetap terlihat garang. Singo Edan menyempurnakan gelar Liga Super Indonesia (LSI) musim 2009/2010 dengan menghajar Persija 5-1 pada laga terakhir ISL musim itu.

Laga sendiri berjalan sangat ketat dan menguras tenaga serta emosi dari pemain maupun penggemar yang berada di tribun. Bek asing Persija kala itu, Abanda Herman harus diusir keluar lapangan karena menanduk wasit di akhir babak pertama.

Pertandingan tersebut memang menjadi magnet bagi pendukung kedua tim. Aremania dan The Jakmania memenuhi GBK bahkan hingga ke pinggir lapangan. Dikabarkan ada sekitar 140 ribu penonton yang hadir, angka ini belum termasuk penonton yang tertahan di luar stadion. Hal itu sekaligus mencatatkan rekor penonton terbanyak sepanjang sejarah LSI.

Tuan rumah, Persija boleh saja kalah telak dari Arema dalam pertandingan tersebut, akan tetapi Macan Kemayoran mengklaim mampu meraup keuntungan yang cukup besar dari duel itu. 

Berikut ulasannya untuk pembaca setia INDOSPORT di pertandingan klasik edisi kali ini: 


1. Gol Cepat dan Kartu Merah di Babak Pertama

Laga Persija vs Arema di kompetisi ISL musim 2009/10. Laga ini dimenangkan oleh tim tamu dengan skor telak 5-1.

Di bawah dukungan puluhan ribu Aremania yang membirukan Gelora Bung Karno, Jakarta, Arema langsung unggul cepat melalui gol pembuka dari eksekusi bola mati Esteban Guillen menit ke-8.

Tendangan cantik Esteban di sudut kanan gawang lawan membuat kiper Persija kala itu, M. Yasir, hanya dapat tertegun. Tertinggal 0-1, Persija pun berusaha menggempur habis-habisan pertahanan tim tamu lewat tandukan Abanda Herman dan tendangan dua bombernya, Bambang Pamungkas dan Firman Utina.

Hanya saja, usaha keras dari punggawa Macan Kemayoran selalu membentur ketatnya lini belakang Singo Edan, Arema. Laga semakin memanas ketika wasit Oky Dwi Putra menunjuk titik penalti karena pemain Persija, Abanda Herman dianggap melakukan hands ball di kotak terlarang kala berebut bola dengan pemain asing Arema, Roman Chmelo.  

Protes keras dilancarkan Abanda dan sejumlah pemain Persija hingga wasit Oky memberikan kartu kuning untuk Abanda. Hadiah penalti plus kartu kuning membuat Abanda semakin kalap hingga akhirnya menanduk wasit Oky.

Merasa diperlakukan kasar, wasit Oky pun langsung mengeluarkan kartu merah untuk Abanda Herman. Penalti bagi Arema akhirnya berhasil dieksekusi dengan baik oleh Njanka pada menit 45 yang sekaligus menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0 untuk tim tamu.


2. Arema Menggila di Babak ke dua

Laga Persija vs Arema di kompetisi ISL musim 2009/10. Laga ini dimenangkan oleh tim tamu dengan skor telak 5-1.

Kick off babak kedua pada laga penuh gengsi ini sempat terhenti beberapa menit menyusul melubernya penonton hingga di pinggir lapangan. Setelah ada jaminan keamanan, laga babak kedua pun dapat dilanjutkan.

Bermain dengan 10 orang di babak kedua tidak menyurutkan semangat Bambang Pamungkas dan kolega untuk menggempur Arema. Usaha ini kemudian membuahkan hasil di menit ke-60 ketika Bambang Pamungkas mampu merobek gawang lawan untuk memperkecil skor menjadi 1-2.

Sempat kecolongan gol, Arema kemudian mampu memperlebar keunggulan melalui gol yang dilesakan Roman Chmelo pada menit ke-66.  Selang tujuh empat menit kemudian, tepatnya di menit ke-70, Noh Alam Shah (Along) kembali merobek gawang M. Yasir sekaligus memperlebar jarak menjadi 4-1.

Menit ke-73, Roman Chmelo kembali membuat suporter tuan rumah, Persija terdiam usai mencetak gol keduanya di pertandingan tersebut. Hasil itu pun bertahan hingga wasit meniuop peluit panjang.

Dengan kemenangan besar itu, Arema mengoleksi 73 poin dan jauh meninggalkan pesaingnya, Persipura yang pada hari yang sama ditahan imbang tim tamu Persiwa Wamena 1-1 di Stadion Mandala Jayapura.


3. Rekor Penonton Terbanyak

Laga Persija vs Arema di kompetisi ISL musim 2009/10. Laga ini dimenangkan oleh tim tamu dengan skor telak 5-1.

Laga pamungkas Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 antara Persija Jakarta dan sang juara Arema Indonesia, Minggu (30/05/10) lalu mampu menyedot penonton terbanyak sepanjang pelaksanaan ISL.

Berdasarkan data resmi panpel Persija, dari hasil penjualan tiket ada sekitar 82.000 penonton yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta. 

Jumlah itu tercatat atas penjualan tiket duduk, tidak termasuk penonton yang berdiri dalam stadion. Diperkirakan ada sekitar 140.000 penonton yang memadati stadion utama tadi.

"Ini merupakan rekor penonton terbesar dalam satu pertandingan sepanjang pelaksanaan Liga Super," ujar Sekretaris PT Liga Indonesia (Liga) Tigorshalom Boboy waktu itu.

Tigor menuturkan sepanjang pelaksanaan Liga Super, dalam satu laga kandang, pertandingan Arema di Malang menjadi yang paling banyak ditonton di stadion, rata-rata sekitar 30.000 orang. Rekor jumlah penonton terbanyak pada laga kandang Arema kala itu sekitar 50.000 orang.

Selain membludaknya penonton yang berda di dalam GBK saat Persija vs Arema, dilaporkan ada sekitar 200.000 suporter yang berada di luar stadion. Mereka tidak dapat masuk stadion karena tidak mendapatkan tiket pertandingan.

Pihak panitia pelaksana pertandingan tersebut sebenarnya sudah mencoba untuk menekan animo penonton dengan cara menaikkan harga tiket. Namun, upaya tersebut tidak cukup berhasil.

Tingginya animo penonton ini telah meningkatkan pendapatan panpel. Menurut panpel, total pendapatan dari penjualan tiket mencapai angka Rp1 miliar.

"Ini masih perhitungan kasar saja. Bisa jadi angkanya di atas Rp1 Miliar. Pendapatan kali ini setidaknya bisa menutupi kewajiban-kewajiban kami yang sempat tertunda sebelumnya," tutur juru bicara panpel, Reza Khan.

ISLArema CronusPersija JakartaDuel Klasik

Berita Terkini