Andritany Sesali Bentrok The Jakmania Kontra Polisi dan Tidak Layak Dibenarkan
Bentrokan antara The Jakmania dan pihak Kepolisian dalam laga Persija Jakarta kontra Sriwijaya FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno menghadirkan kerugian bagi klub tuan rumah.
Pasalnya, pada pertandingan yang dihentikan di menit 81 itu masih bisa dimanfaatkan Macan Kemayoran untuk menyamakan kedudukan 1-1. Tapi, hal itu tidak terjadi dan saat ini tim asal ibu kota berada di ambang kekalahan.
Melihat kejadian dan kemungkinan kerugian yang dialami Persija, Andritany mengaku kecewa melalui tulisan di blog pribadi. Dia juga tidak ingin ada pembenaran dalam bentu apapun atas tindak kekerasan yang dilakukan suporter The Jakmania.
“Dengan insiden tersebut, tim sangat dirugikan. Dengan sisa waktu pertandingan yang masih ada, saya rasa tim masih bisa berbuat banyak,” tulis Andritany, seperti dikutip dalam laman andritany26.blogspot.co.id.
“Atau ini sebuah bentuk protes kalian terhadap pihak keamanan (Polisi), yang kabarnya membunuh teman kita?” sambungnya.
“Apa pun alasannya, tidak layak untuk dibenarkan. Dan apapun tujannya tetap disalahkan, karena kita hanya orang sipil, dan tidak dibenarkan melawan sebuah institusi negara. Saat kita melawan sebuah institusi negara, sama saja kita seperti sedang melawan negara sendiri,” tandas penjaga gawang 24 tahun.
“Saya berpesan untuk teman-teman jadilah suporter yang dewasa, yang cerdas dan tidak mudah terprovokasi. Dan kalian harus ingat, emosi tidak akan menyelesaikan setiap masalah yang ada,” tutupnya.