x

Kesal dengan The Jakmania, Anggota Polisi Lupakan HAM

Minggu, 26 Juni 2016 08:45 WIB
Editor: Randy Prasatya

Pada laga Persija Jakarta kontra Sriwijaya FC yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat malam (24/06/16), terjadi bentrokan hingga merenggut nyama seorang pedagang dan satu korban kritis, yakni Brigadir Hanafi.

Bentrokan yang melibatkan The Jakmania dan pihak kepolisian membuat pertandingan dihentikan pada menit 81. Hal tersebut terpaksa dilakukan lantara suporter Persija terlihat menggila dengan memasuki area lapangan guna menyerang polisi usai melepas tembakan gas air mata.

Dalam kejadian ini pun, penyerangan yang dilakukan The Jakmania didengungkan sebagai balasan terhadap salah satu rekan mereka yang tewa akibat dikeroyok aparatur negara.

Menariknya, usai bentrokan antara dua belah pihak di Senayan, pihak polisi seperti memperlihatkan aksi balas dendam kepada Jakmania.

Salah satu anggota Samapta Bhayangkara (SABHARA) yang bernama Cornelius Fransiscus Sinaga pun membuat komentar yang bernada provokatif di akun Facebook pribadinya.

Salah satu komentar yang mengejutkan dari Cornelius adalah mengenai Hak Asasi Manusia (HAM). Salah satu anggota polisi yang seharusnya melindungi masyarakat mengakui bahwa HAM tidaklah ada baginya.

Jika aksi provoktif di media sosial terus berlanjut, tidak menutup kemungkinan masih akan ada tindakan saling serang seperti penyerangan terhadap store Jakmania di Rawa Sari pada Sabtu malam (25/06/16), yang pelakunya dialamatkan pada pihak lawan.

Persija JakartaPolisiTorabika Soccer Championship (TSC)Liga Indonesia

Berita Terkini