Top Skor Feyenoord Ini 'Mudik' ke Solo
Yussa merupakan salah satu talenta menjanjikan yang kini sedang menimba ilmu di negeri Kincir Angin, Belanda bersama SC Feyenoord U-15, tim yang berkiprah di Sunday Hoofdklasse A atau kasta kedua dari strata kompetisi amatir di Belanda.
Saat ini Yussa Nugraha masih berada di Indonesia, tepatnya di Solo, pemuda berbakat ini pulang bersama sang orang tua Edi Nugraha dan Indra Lieu Nugraha. Ini merupakan kepulangannya yang pertama sejak tujuh tahun ikut orang tua merantau di Belanda.
"Saya sebelumnya kerja di restoran di Belanda, sekarang pulang sekalian Yussa liburan. Ini kali pertama sejak tujuh tahun belakangan. Nanti setelahnya Yussa kembali ke Belanda, tinggal sama saudara dan lanjutin karier di sana," tutur Edi Nugraha, ayahanda Yussa saat di temui di Kantor Kemenpora.
Yussa Nugraha foto bersama dengan keluarga.
Adi juga menjelaskan putranya tersebut harus menyelesaikan liga lebih awal lantaran mengalami cedera. Di Indonesia pemuda yang baru saja lulus dari jenjang pendidikan setara SMP itu juga sempat menguji kemampuannya bersama SSB di Tanah Air.
"Sebelum kompetisi berakhir dia cedera engkel dan tidak ikut berapa pertandingan. Sekitar 5 laga, kemudian ditangani fisioterapis klub dan kini sudah membaik, bahkan sempat bermain dengan Asiop tetapi cuma buat pengenalan dan jaga kebugaran," tandasnya.
Yussa Nugraha ketika beraksi bersama tim Feyenoord.
Sementara itu Yussa yang tampak tersenyum semringah. Pemain yang juga sempat menjadi top skor klubnya, SC Feyenoord U-15 dengan mencetak 18 gol dan 13 assist dari 33 pertandingan di seluruh ajang tersebut mengaku posisi bermain idelanya adalah di winger kanan.
"Saya main di posisi winger kanan, dan idola saya adalah Cristiano Ronaldo," ungkapnya singkat.