x

Sebelum Ibrahimovic, 3 Penyerang Gaek Ini Pernah Gabung Man United

Jumat, 1 Juli 2016 16:17 WIB
Editor: Rizky Pratama Putra

Man United hampir pasti mendapatkan jasa Zlatan Ibrahimovic musim depan. Pemain Swedia ini telah memberi isyarat untuk segera bergabung ke Old Trafford.

Ibra diharapkan bisa mengangkat prestasi Man United yang terpuruk sepeninggal Alex Ferguson. Secara usia, sebenarnya Ibra bisa terbilang uzur dan memasuki usia pensiun.


Zlatan Ibrahimovic mengunggah logo Manchester United di akun media sosial pribadinya.

Namun, Ibra masih penasaran untuk mencicipi atmosfer Liga Primer Inggris. Sebelum pensiun, Ibra bertekad untuk sekali lagi menjadi raja di salah satu liga terbesar di Eropa sekaligus memperjuangkan harapannya untuk merengkuh gelar Liga Champions.

Ibra bukan satu-satunya pemain senior yang pernah direkrut Man United. Namun para pemain ini memiliki pengalaman berbeda saat membela Setan Merah.

Berikut beberapa pemain senior yang penah membela Man United yang coba diulas INDOSPORT;


1. Teddy Sheringham

Usai 5 tahun membela Tottenham Hotspurs, Teddy Sheringham menyeberang ke Man United pada tahun 1997. Kedatangan Sheringham ke United merupakan salah satu kejutan yang terjadi di Liga Primer Inggris kala itu.

Kedatangan Sheringham ke Old Trafford merupakan akal Sir Alex Ferguson untuk melapis Eric Cantona yang memutuskan pensiun. United harus merogoh kocek 3.5 juta Poundsterling (Rp. 61 miliar).

Jumlah ini merupakan salah satu pembelian yang dianggap cukup mahal kala itu. Apalagi saat itu Sheringham telah memasuki usia 31 tahun.


Teddy Sheringham direkrut Manchester United pada tahun 2007 untuk melapis Eric Cantona yang memutuskan pensiun.

Musim pertama Sheringham tidak berlangsung mulus, karena masih menjadi pilihan ketiga setelah duet maut Andy Cole dan Dwight Yorke. Sheringham hanya mengoleksi 14 gol selama musim pertamanya.

Kejayaan Sheringham mencapai puncaknya saat musim 1998/99. Kala itu, Sheringham menjadi bintang salah satu bintang kemenangan Man United saat merebut Liga Champions tahun 199.

Publik tentu saja masih ingat bagaimana gol Sheringham ke gawang Bayern Munchen di masa perpanjangan waktu untuk menyamakan kedudukan. Man United akhirnya pulang membawa 'Si Kuping Besar' usai Ole Gunnar Solksjaer mencetak gol penentu.

Sheringham bertahan di Man United hingga tahun 2001, dengan torehan 31 gol dari 103 penampilannya di semua kompetisi. Sepanjang membela Setan Merah, Sheringham berhasil meraih 3 gelar Liga Primer Inggris, satu gelar Liga Champions, sebuah gelar Piala FA, satu gelar Charity Shield, serta satu trofi Piala Interkontinental.


2. Henrik Larsson

Henrik Larsson menjalani karier mengkilap bersama dua klub berbeda. Pertama saat membela Glasgow Celtic di Liga Skotlandia.

Larsson merupakan sosok kesayangan Celtic Park, usai membela rival Glasgow Rangers ini selama tujuh musim. Bersinar di Celtic membawa Barcelona terpikat untuk meminangnya.

Saat itulah, pemain asal Swedia ini meraih puncak karier sepakbolanya. Dua musim bersama Blaugrana, Larsson berhasil merengkuh dua gelar La Liga Spanyol dan sebuah trofi Liga Champions.

Usai Piala Dunia 2006, Larsson memutuskan kembali ke Helsinborg, klub pertama dalam karier sepakbolanya. Namun, pada jeda musim dingin Alex Ferguson meminjamnya dari Helsinborg di bulan Januari 2007.

Meski tidak banyak mendapat kesempatan bermain di Man United, Larsson seringkali menjadi sosok yang bisa mengangkat moral para pemain di lapangan.  Meski sudah berusia 36 tahun, namun penampilan Larsson masih cukup tajam.


Henrik Larsson sempat membela Man United selama tiga bulan pada tahun 2007.

Tiga bulan bersama Setan Merah, Larsson membukukan 1 gol dari 7 penampilannya di semua kompetisi. Penampilan Larsson sempat membuat publik Old Trafford jatuh cinta dan memintanya untuk bertahan lebih lama.

Namun Larsson menolak dan memutuskan mengakhiri masa pinjamannya pada bulan Maret 2007. Bahkan di pertandingan terkahirnya melawan Liverpool, Larsson mendapat smabutan hangat dari para pendukung Setan Merah dan The Reds yang kala itu menjadi tuan rumah. 


3. Michael Owen

Michael Owen merupakan produk keberhasilan akademi Liverpool. Owen muda sudah dipanggil tim nasional Inggris pada Piala Dunia 1998, saat usianya belum genap 19 tahun.

Usai itu, Owen berhasil membuat publik Anfield lupa akan sosok Robbie Fowler yang hengkang. 8 musim di Liverpool, Owen gagal memberikan gelar juara Liga Primer Inggris untuk The Reds.

Hal ini membuat pemain lincah ini memutuskan hengkang ke Real Madrid setelah gagal membawa Liverpool lolos ke Liga Champions di tahun terkahirnya. Nasib Owen di Los Blancos tidak membaik dan hanya bertahan setahun sebelum pulang kembali ke Inggris untuk bergabung bersama Newcastle United. 

Owen mendapatkan sentuhan terbaiknya kembali saat membela The Magpies di tahun 2005. 4 musim membela Toon Army, Owen enggan memperpanjang kontraknya dan memutuskan hijrah ke Man United.

Memasuki usia ke 30 tahun, Owen bergabung dengan Setan Merah dengan bayaran per penampilan. Owen juga diberikan jersey bernomor 7 yang merupakan nomor keramat di Man United.


Michael Owen memenangi gelar Liga Primer Inggris untuk pertama kalinya bersama Manchester United.

Owen berhasil menapaki musim senjanya dengan apik di Man United. Bersama Man United pula, Michael Owen berhasil merengkuh gelar Liga Primer Inggris pertamanya usai 15 tahun berkarier sebagai pesepakbola professional di akhir musim 2010/11.

Hal ini membuat Man United kembali memperpanjang kontraknya untuk satu musim ke depan. Namun setelah itu, Man United dan Michael Owen mengalam penurunan performa hingga akhirnya keduanya memutuskan kerjasama mereka di akhir musim.

Manchester UnitedSir Alex FergusonZlatan IbrahimovicMichael OwenLiga Primer InggrisHenrik LarssonTeddy SheringhamLiga InggrisBola Internasional

Berita Terkini