Buka Penyebab Kepergian Giggs, Mourinho Juga Ungkap Pesan Sir Alex
Jose Mourinho menyatakan bahwa dirinya tidak menemukan kata sepakat dengan Ryan Giggs soal masa depan keduanya. Menurut Mou saat memutuskan pergi, Giggs kecewa karena menginginkan jabatan yang kini dipegangnya.
Mou juga tidak kuasa menahan hengkangnya Giggs yang kecewa tidak mendapatkan apa yang diinginkannya. Padahal, saat itu Giggs memang sangat menginginkan menjadi Manajer Man United.
"Ia (Ryan Giggs) mungkin menginginkan apa yang selama ini ia idamkan di klub (Man United), tapi ia akhirnya membuat sebuah leputusan yang berani (meninggalkan Man United)," ujar Mourinho dalam keterangan persnya.
Jose Mourinho mengatakan bahwa Ryan Giggs pergi karena menginginkan pekerjaannya saat ini.
Sementara itu, Mou juga berkisah bagaimana Sir Alex Ferguson berpesan kepada dirinya. Hal pertama yang dikatakan oleh mantan pelatih Man United tersebut adalah berpesan kepada Mou untuk membawa payung.
"Kemarin saya hampir tidak percaya saat hujan turun di pusat latihan, jadi saran tersebut sangat baik," ujar pelatih berusia 53 tahun ini.
Jose Mourinho akan membuka ruang diskusi dengan Sir Alex Ferguson untuk membangun Man United.
Sir Alex juga berpesan kepada Mou untuk selalu menjaga keharmonisan di tim. Selain itu, Sir Alex juga membuka kesempatan bagi Mou untuk berdiskusi dengannya soal Man United.
"Saran keduanya adalah saya diminta untuk menyiapkan sejumlah botol anggur, karena kami akan memiliki waktu bersama," seloroh Mou.
Pelatih yang baru saja diperkenalkan Man United secara resmi ini mengaku belum bertemu dengan Sir Alex yang pergi meyaksikan Euro 2016 berlangsung. Namun, Mou akan segera menemuinya untuk berdiskusi soal masa depan Setan Merah.