x

5 Pemain Ini Juara Euro dan Raih Ballon d'Or di Tahun yang Sama

Sabtu, 9 Juli 2016 20:07 WIB
Editor: Hendra Mujiraharja

Beberapa pemain, tentu akan berusaha mati-matian menampilkan performa terbaik baik ketika bersama klub atau negara yang mereka bela.

Hal itu mereka lakukan demi mendapatkan sebuah penghargaan prestisius yakni Ballon d'Or. Penghargaan pribadi yang sangat berharga bagi seorang pemain.

Uniknya, belakangan ini jarang sekali pemain Eropa yang berhasil mendapatkan penghargaan itu, meski berhasil membawa negaranya menjadi juara.

Sebab, belakangan ini penghargaan Ballon d'Or dikuasai oleh Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Ronaldo merupakan pemain yang sudah tiga kali merasakan Ballon d'Or, namun belum pernah membawa negaranya menjuarai Euro 2016.

Berikut ini, INDOSPORT akan coba rangkum lima pemain yang meraih juara Euro dan meraih Ballon d'Or pada tahun yang sama.


1. Franz Beckenbauer

Franz Beckenbauer saat masih membela tim nasional Jerman.

Master Sweeper. Demikian julukan yang diberikan kepada Franz Beckenbauer. Pemain yang mendapatkan julukan Der Kaiser tersebut tampil sangat cemerlang ketika Jerman berhasil menjuarai Euro.

Saat itu, Der Kaiser menjadi kapten untuk memimpin tim nasional Jerman Barat yang akan berlaga di ajang Euro 1972 yang berlangsung di Belgia.

Gerd Muller mungkin mampu menciptakan dua gol dalam pertandingan final tersebut. Namun, Beckenbauer memperlihatkan peran pentingnya bersama Jerman Barat.

Berkat permainan cemerlangnya, Der Panzer menjadi salah satu tim yang sulit ditembus pemain lawan. Saat itu pula, dia pun berhasil meraih penghargaan Ballon d'Or 1972.


2. Karl-Heinz Rummenigge

Karl-Heinz Rummenigge saat masih membela timnas Jerman.

Setelah Franz Beckenbauer, giliran Karl-Heinz "Kalle" Rummenigge yang unjuk gigi bersama tim nasional Jerman Barat.

Usai berhasil membawa Bayern Munchen menguasai Bundesliga pada musim 1980, Rummenigge pun dipanggil untuk memperkuat timnas Jerman Barat untuk bermain di Euro 1980.

Performanya bersama Der Panzer sangat mengaggumkan. Mantan bintang Internazionale Milan itu memang tidak menciptakan banyak gol.

Akhirnya, Der Panzer manjadi juara di turnamen tersebut setelah berhasil menumbangkan Belgia dengan skor 2-1.

Berkat performa gemilangnya bersama timnas dan klub, Rummenigge pun dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia atau Ballon d’Or pada tahun itu.


3. Michel Platini

Michael Platini bermain cemerlang bersama Prancis di Euro 1984

Keberhasilan Prancis menjadi juara di Euro 1984 tak lepas dari peran Michel Platini. Tidak heran, Platini pun diberi penghargaan pemain terbaik dunia versi FIFA atau Ballon d’Or.

Tergabung di Grup 1, Platini cs menjadi juara grup setelah berhasil menyingkirkan Denmark, Belgia, dan Yugoslavia.

Pada babak semifinal, pria yang pernah memperkuat Juventus tersebut kembali memperlihatkan performa yang gemilang ketika bertemu dengan Portugal.

Les Blues berhasil melaju ke babak final setelah menyudahi perlawanan Portugal. Pada laga tersebut, Platini ikut menyumbangkan sebuah gol ke gawang Selecao das Quinas.

Di partai final, Platini kembali menjadi pahlawan kemenangan Prancis. Dia ikut mencetak satu gol untuk membawa Prancis juara, dan kemudian dinobatkan penghargaan Ballon d'Or.


4. Marco van Basten

Marco van Basten menjadi bintang di turnamen Euro 1988.

Pada 1988, Marco Van Basten memperlihatkan permainan yang sangat cemerlang. Betapa tidak, setelah berhasil membawa AC Milan menjuarai Serie A Italia, pemain asal Belanda tersebut kembali bermain memukau bersama tim nasional Belanda

Tergabung di Grup 2, Belanda yang saat itu dilatih oleh Rinus Michels tampil sangat memukau sepanjang turnamen Euro 1988 yang berlangsung di Jerman Barat tersebut.  Van Basten cs berhasil lolos dari babak penyisihan grup dengan menempati posisi runner-up.

Pada babak semifinal, Van Basten ikut menyumbang gol ketika menyingkirkan tuan rumah Jerman Barat dengan skor 2-1. Di babak final, Belanda kembali memperlihatkan ketangguhannya setelah Van Basten menyumbang salah satu gol ketika menumbangkan Uni Soviet 2-0.

Penyerang kelahiran 31 Oktober 1964 tersebut pun keluar sebagai top skor dalam turnamen tersebut, dan berhasil menggondol penghargaan Ballon d’Or di tahun yang sama, mengalahkan rekan senegaranya Ruud Gullit.


5. Matthias Sammer

Matthias Sammer menjadi salah satu pemain andalan Jerman di lini belakang.

Mathias Sammer merupakan salah satu kunci ketika tim nasional Jerman berhasil menjadi juara di Euro 1996 yang berlangsung di Inggris tersebut.

Saat itu, Sammer yang masih memperkuat Borussia Dortmund menjadi andalan Der Panzer dalam menghalau para penyerang lawan untuk masuk ke pertahanan negaranya.

Berkat permainan cemerlangnya juga, Jerman pun berhasil terus melaju hingga ke partai puncak. Akhirnya, Jerman berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Ceko dengan skor 2-1.

Sementara itu, Sammer pun dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen itu dan meraih penghargaan Ballon d'Or di tahun yang sama.

Franz BeckenbauerMarco van BastenMichel PlatiniBallon d'OrKarl-Heinz RummeniggeMatthias SammerEuroBola Internasional

Berita Terkini