3 'Judas' di Laga El Clasico Indonesia, Persib vs Persija
Layaknya pertemuan Real Madrid dan Barcelona di tanah Spanyol, dua klub papan atas Indonesia, laga Persib dan Persija selalu sarat gengsi.
Tak jarang, pertemuan mereka berujung bentrok. Namun, menariknay, dikompetisi TSC A tahun ini ada 3 nama pemain yang sempat mengenakan kostum kedua tim.
Diantara banyak pemain yang sudah berseragam biru dan merah dari kedua tim, kehadiran Atep Rizal, Robertino Pugliara, dan Maman Abdurahman menjadi sorotan tersendiri di laga anti.
Peratndingan nanti seolah menjadi nostalgia ketiga pemain yang sempat menjadi idola dan dieluk-elukan oleh masing-masing pendukung.
Atep dan Robertino akan menjadi motor serangan di kubu Persib Bandung, sedangkan Maman akan menjadi tembok pertahanan di kubu Persija Jakarta, dimana dia bisa saja berduet dengan Willian Pachecho ataupun Gunawan Dwi Cahyo. Menarik ditunggu seberapa besar loyalitas tiga pemain ini untuk tim yang dibelanya kini.
Berikut INDOSPORT mencoba menyajikan sepenggal kisah singkat dari sosok ketiga pemain tersebut.
1. Atep Rizal
Pemain bernomor punggung 7 ini merupakan idola sekaligus kapten dari tim Persib Bandung. Mengawali karier di skuat muda Maung Bandung, Atep kemudian di pinjamkan ke Persib Bantul selam kurang lebih dua tahun. Disana penampilannya terus meningkat, sehingga dipanggil ke Timnas U22.
Atas pertimbangan itu pula di 2004, Atep kemudian dilirik oleh klub raksasa ibukota, Persija Jakarta. Tak butuh waktu lama, ia kemudian menjadi idola baru dan selalu menjadi andalan Macan Kemayoran. Pemain kelahiran Cainjur, Jawa Barat ini pun mendapatkan kesempatan membela Timnas senior.
Presatsinya itu pun membuat banyak klub Tanah Air menginginkannya, termasuk klubnya saat ini, Persib Bandung. Setelah gagal mendatangkan Atep pada musim 2007/2008, tim asal Bandung tersebut akhirnya menggaet pemain 31 tahun tersebut di musim berikutnya dan kemudian bertahan hingga saat ini.
Bersama Persib, Atep berhasil meraih gelar juara Indonesian Super Liga (ISL) musim 2014 dan Piala Presiden di 2015. Meski demikian kehidupan Atep seakan tidak begitu saja lepas dari Persija Jakarta, ia bahkan mempersunting sang istri, Lilis Yamaini yang merupakan warga asli ibukota dan sempat menjadi seorang Jak Angels (sebutan Jakmania wanita).
Kini, keduanya telah menetap di Bandung dan dikaruniai dua orang anak, Nakesya Amira Grabiela dan Alicia Zakira Ramadhani. Menariknya meski sebagai orang Jakarta, Lilis malah mengaku sudah betah tinggal di Bandung, dia pun meminta Atep agar jangan pindah ke tim lain.
"Di Bandung saja, jangan ke Persija atau kemana pun," ujarnya beberapa waktu lalu.
2. Robertino Pugliara
Playmaker tajam ini pertama kali datang ke Indonesia pada musim 2008/2009 dan berseragam Persija Jakarta, tepat dimana Atep hijrah ke Persib Bandung. Akan tetapi, sebelumnya Robertino sempat mengikuti seleksi di Maung Bandung namun akhirnya dipilih oleh pelatih Persib saat itu, Arcan Iurii Anatolievici.
Setelah di tolak di Persib, Robertino kemudian memilih bergabung bersama Macan Kemayoran, ia juga sempat pindah ke Persiba Balikpapan dan kemudian balik di 2011.
Sempat membela PSM Makassar dan didepak, Robertino kemudian dilirik oleh Persipura Jayapura pada 2015. Berduet dengan Boaz Solossa, keduanya menjadi predator mematikan di kotak penalti lawan dibawah asuhan Jakson F. Thiago.
Di 2016 ini, pemain asal Argentina tersebut juga bermain untuk PS Polri pada Piala Bhayangkara lalu. Menyambut kompetis TSC A ini, ia pun didatangkan Persib Bandung untuk menggantikan peran Makan Konate yang memilih untuk berkarier di Malaysia pasca pembekuan PSSI.
Kepercayaan manajemen Persib Bandung pun dibayarnya dengan gelontoran golnya ke gawang MItra Kukar dan mantan klubnya, PSM Makassar. Meski sudah berseragam Maung Bandung kesan bersama Persija Jakarta dan Persipura Jayapura diakui Robertino sebagai momen-momen yang tidak terlupakan dalam hidupnya.
“Persija dan Persipura akan selalu ada di dalam hati saya walaupun saya sudah tidak bersama mereka lagi,” ujarnya beberapa waktu lalu.
3. Maman Abdurahman
Bek tangguh Persija Jakarta ini sebelumnya merupakan andalan di tembok pertahanan Persib Bandung dari periode 2008 hingga 2013 lalu. Bersama Maung Bandung pula namanya semakin melambung dan masuk ke skuat Timnas senior.
Mengawali karier di Persijatim Solo kemudian ke PSIS Semarang, Persita Tangerang hingga Sriwijaya, kini pria asli Jakarta ini kembali dan membela tanah kelahirannya di kompetisi TSC A 2016.
Pada pertandingan nanti malam, Maman mengaku sudah tidak memiliki perasaan khusus terhadap Persib Bandung dan siap membantu Persija Jakarta meraih poin sempurna.
"Saya tidak memiliki masalah dengan Persib. Lagi pula selepas dari Persib saya sempat bersama Sriwijaya dan Persita, dan baru ke Persija. Jadi saya rasa sudah lama sekali dan jalinan saya bersama Persib sudah usai lama," ujarnya.