Spesialis Tim Medioker, Ini 3 Revolusi Formasi Ventura Bersama Timnas Italia
Giampiero Ventura bakal menanggung beban besar usai diangkat sebagai pelatih anyar timnas Italia. Yang bakal banyak disorot tentu mengenai strategi seperti apa yang akan diterapkan pelatih berusia 68 tahun itu bersama Gli Azzurri.
Wajar jika publik langsung membandingkan Ventura dengan pelatih Italia terdahulu, Antonio Conte. Sebab Conte sudah diakui secara prestasi, terutama saat ia sukses membawa Juventus meraih banyak gelar di daratan Italia.
Sementara Ventura, dianggap sebagai sosok pelatih yang hanya sanggup membesut tim-tim kecil dan medioker seperti Pisa, Bari, Lecce dan Cagliari. Apalagi secara prestasi, pria kelahiran Genoa itu belum menorehkan sesuatu yang mewah di level kepelatihan.
Namun, jika menilik racikan strategi yang pernah ia terapkan bersama banyak klub, Ventura dianggap memiliki gaya melatih yang khas yakni mengandalkan sektor sayap depan dalam membangun serangan.
Tak hanya itu, pelatih yang pernah membesut Napoli medio 2004-2005 itu juga dikenal sebagai peracik strategi yang memiliki berbagai formasi untuk timnya, yang diyakini bisa menghadirkan revolusi di skuat utama Gli Azzurri.
INDOSPORT akan mengulas 3 formasi Giampiero Ventura, sosok pelatih yang pernah membawa Torino ke babak 16 besar Liga Europa 2015, yang bakal diterapkan dalam skuat utama timnas Italia.
1. Formasi Ofensif 4-4-2
Ventura kerap menggunakan formasi 4-4-2 bersama tim yang ia latih. Bersama timnas Italia nantinya, bisa saja ia kembali menerapkan formasi tersebut.
Dengan mengandalkan 4 gelandang, Gli Azzurri diyakini akan tampil sangat menyerang jika memakai formasi ini atau 4-4-2 diamond.
Pemain-pemain tengah seperti Marco Verratti, Daniel De Rossi, Alessandro Florenzi dan Stefano Sturaro bisa diandalkan untuk mengisi posisi 4 gelandang. Atau banyak gelandang-gelandang berkelas Italia lainnya yang siap dimainkan dalam formasi tersebut.
Formasi ini pernah diterapkan Ventura bersama Torino di pentas Serie A Italia. Dengan formasi tersebut, Torino kerap terlihat bermain menyerang dengan memaksimalkan fungsi pemain sayap.
2. Skema 3 Bek
Skema lawas yang bakal diterapkan Ventura bersama Italia adalah formasi yang biasa dimainkan Antonio Conte yakni 3-5-2.
Dengan formasi 3 bek, Italia selalu tampil dengan identitas aslinya yakni pertahanan Grendel. Ventura mungkin tak akan terlalu sulit untuk memainkan formasi ini.
Apalagi, Conte sudah menerapkan formasi tersebut sebelumnya bersama Italia. Jadi mantan pelatih Sampdoria tersebut tinggal menyempurnakan apa yang sudah Conte warisi.
Di level klub, Ventura pernah menerapkan formasi 3 bek bersama Cagliari (1998-1999). Bahkan, Ventura menjadi salah satu pelatih pertama yang menerapkan pertahanan 3 pemain di Italia.
3. Formasi 4-2-4
Ventura yang dikenal gemar memaksimalkan peran para pemain sayap di timnya, berpeluang menerapkan formasi 4-2-4.
Formasi ini tentu akan mengandalkan 2 gelandang jangkar serta 4 penyerang yang 2 di antaranya bisa ditempatkan di sisi sayap. 4 pemain depan tersebut bisa terdiri dari gelandang dan penyerang murni.
Italia tentu bisa mengandalkan serangan dari sisi sayap baik untuk melakukan cutting inside atau pun memberikan umpan tarik dan crossing. Pemain-pemain seperti Antonio Candreva, Alessandro Florenzi, Emanuele Giaccherini serta yang lainnnya, dianggap bisa memenuhi ambisi Ventura di posisi sayap.
Ventura pernah menerapkan formasi 4-2-4 bersama klub Italia, Pisa pada musim 2007/08 yang lalu.