x

(FOTO) Didemo Fans, Ketua PSM: Tak Ada Gunanya Perkasa di TSC!

Selasa, 26 Juli 2016 02:16 WIB
Kontributor: Basri | Editor: Yohanes Ishak
Suporter melakukan aksi demonstrasi usai pertandingan PSM lawan BSU di Stadion andi matalatta, makassar. Senin, (25/07/16)

Sejumlah suporter ini tidak kuasa menerima tim kebanggaannya terpuruk di dasar klasemen sementara Torabica soccer championship 2016.

Atas kekalahan atas BSU ini, PSM masih terpaku di posisi  16 dengan  poin 10, poin yang sama dengan Persela lamongan dan hanya memimpin satu poin dari PS TNI yang berada di posisi buncit 18 dengan poin 9.

Saat menerima aksi protes para fansnya, Chief Executif Organizer dari PT. Pengelola Sulawesi Mandiri (PSM), Munafri Arifuddin berharap para pencinta tim berjuluk Juku Eja ini lebih bersabar.

Hal ini dikatakan karena klub kebanggan kota Makassar ini masih dalam tahap pembenahan untuk semakin solid.

“Tentu kita kecewa dengan hasil ini, dari awal kita sudah sepakat untuk membangun tim ini agar semakin solid. PSM sekarang sedang membangun tim untuk persiapan ISL,” Kata Munafri saat menemui para fans.


Chief Executif Organizer dari PT. Pengelola Sulawesi Mandiri (PSM), Munafri Arifuddin.

Torabika Soccer Championship 2016 ini memang dijadikan Manajemen dan tim pelatih PSM Makassar sebagai persiapan menuju Kompetisi resmi tahun depan.

Hal ini mulai diagung-agungkan sejak awal kedatangan Robert Rene Alberts menggantikan Luciano Leandro di posisi pelatih kepala.

“ISL atau kompetisi resmi akan bergulir tahun depan, ini adalah proses bagi tim. Tidak ada gunanya kita perkasa di turnamen TSC 2016, karena ini bersifat turnamen tanpa ada kelanjutan ke tingkat Asia,” ujar lelaki yang biasa dipanggil APPI ini.

Lagi pula, saat ini tim juku eja tidak diperkuat pemain asing sehingga para pemain muda diberi kesempatan oleh tim pelatih untuk menunjukkan kemampuannya di atas lapangan.

Selain itu, dihadapan kerumunan suporter, Munafri turut menjanjikan Piala semasa dirinya menjabat sebagai CEO PT.PSM. Andai tidak bisa terpenuhi, maka dirinya bersedia mengundurkan diri.

“Selama tidak ada Piala yang saya berikan untuk PSM, maka saya akan mundur. Saya sudah janji, kalau putaran kedua sampai kompetisi resmi mendatang tim kebanggaan kita masih kalah terus, saya putuskan mundur,” tutupnya.

PSM MakassarTorabika Soccer Championship (TSC)Bhayangkara Surabaya UnitedLiga Indonesia

Berita Terkini