Sabet Dua Gelar Sekaligus, Bintang Muda Indonesia Ini Tetap Merendah
Pada laga puncak, tim Indonesia, ASIOP Apacinti berhasil menundukan wakil tuan rumah, IF Elfsborg dengan skor 3-1.
Imam Zakiri, Reyhan Syafianto dan Egy Maulana Vikri menjadi pahlawan dengan gol mereka dalam pertandingan ini. Sementara satu gol dari Elfsborg dicetak oleh Aleksandar Ceganjac.
Hasil tersebut juga menempatkan Egy Maulana menjadi pencetak gol terbanyak dengan torehan 28 gol sekaligus dinobatkan menjadi pemain terbaik. Menanggapi hal tersebut, pemain yang juga merupakan bagian dari diklat ragunan itu tetap merendah.
“Tanpa teman-teman yang lain tentu saya juga tidak bisa seperti sekarang ini,” ujar Egy saat ditemui di kantor Kemenpora.
“Semoga pembinaan usia muda lebih ditingkatkan lagi,” sambungnya.
Tim ASIOP Apacinti saat bertemu dengan Menpora, Imam Nahrawi.
Sementara itu kapten tim ASIOP, Reyhan Syafianto pun mengungkapkan harapannya agar pihak terkait lebih memperhatikan dan mulai membangun kompetisi berjenjang untuk kelompok usia muda agar ke depannya lebih bisa berprestasi.
“Tim Indonesia bisa berbicara banyak di kompetisi ini, buktinya seperti sekarang ini. PSSI maupun Kemenpora harus lebih memberikan dukungan dan membuka kesempatan agar bisa lebih berprestasi,” tutur salah satu pencetak gol di babak final itu.
ASIOP Apacinti berhasil menjadi juara tanpa menelan sekalipun kekalahan di babak sebelumnya.
ASIOP Apacinti sendiri berhasil menyapu bersih 10 pertandingan tanpa sekalipun mengalami kekalahan. Tim ini pun mampu mencetak 45 gol dan hanya kebobolan 8 gol sepanjang turnamen.