4 Orang Tewas, Perayaan Atletico Nacional di Copa Libertadores Membawa Petaka
Empat nyawa melayang di Kolombia saat perayaan kemenangan klub lokal Atletico Nacional di laga final Copa Libertadores.
Klub Kolombia itu berhasil mengangkat trofi Libertadores untuk pertama kalinya berkat gol Miguel Angel Borja ke gawang klub Ekuador, Independiente del Valle.
Total selisih gol 2-1 mengantarkan Atletico Nacional ke takhta Copa Libertadores.
Sayangnya, perayaan ini malah menyulut 600 kasus perkelahian antara fans Nacional dengan rivalnya, seperti yang dilansir dari Soccerlens.
Dilaporkan dari Associated Press, seorang penggemar yang memakai jersey Nacional tewas dengan luka goresan pisau di lehernya.
Kubu fans Nacional pun dikabarkan melakukan penyerangan kepada penggemar klub lawan di ibu kota Kolombia, Bogota.
Sepakbola Amerika Selatan memang sudah lama dinodai dengan kekerasan. Pada 2015, Boca Juniors didepak dari turnamen karena penggemarnya menyemprotkan cairan kimia ke fans klub River Plate.
Ada pula kasus yang menewaskan seorang fans klub Brasil, Corinthians, akibat menyalakan kembang api pada 2013.
Kekerasan dan kericuhan memang menjadi momok dalam sepakbola, tak hanya di tanah Amerika Latin.
Dalam Euro 2016 lalu, peristiwa mengerikan terjadi saat timnas Rusia dan Inggris bentrok di Marseille dan Lille, Prancis.