5 Pemain Sevilla yang Siap 'Menikam' Madrid
Prediksi kebanyakan pengamat sepakbola mengunggulkan Madrid untuk meraih Piala Super UEFA, saat melawan Sevilla di laga yang berlangsung di Lerkendal Stadion, Trondheim dini hari nanti, Rabu (10/08/16).
Akan tetapi Los Nervionenses memiliki potensi untuk tampil mengejutkan Sergio Ramos dan kawan-kawan.
Sevilla bukan lawan sembarangan meski berlaga di kasta kedua Eropa, mereka adalah pemegang gelar tiga kali beruntun pada 2014-2016 dengan menundukkan Benfica (Portugal), Dnipro Dnipropetrovsk (Ukraina), dan juga Liverpool (Inggris).
Sevilla tercatat sebagai tim yang merusak rekor kemenangan 100 persen Madrid pada La Liga 2009-2010. Kala itu mereka mengalahkan Madrid 2-1 di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan. Kekalahan Madrid kala itu membuat Los Blancos tertinggal poin, sehingga harus merelakan gelar La Liga kepada seterunya Barcelona.
Meski Sevilla dikenal sebagai tim yang kerap menjual bintang, namun tim besutan Jorge Sampaoli masih memiliki lima pemain yang berpotensi memberikan ancaman ke gawang Madrid yang akan dikawal Kiko Casilla.
Siapa saja mereka? Berikut INDOSPORT menganalisa lima pemain yang harus diwaspadai Madrid.
1. Luciano Vietto
Striker Argentina berusia 22 tahun baru direkrut Sevilla dengan status pinjaman dari Atletico Madrid. Vietto jarang bermain musim lalu di bawah arahan Diego Simeone, dan kalah bersaing dari Fernando Torres serta Antoine Griezmann.
Hasrat dan ambisi untuk menunjukkan kualitas bermainnya patut diwaspadai, karena Vietto merupakan bomber lincah nan tajam yang sebelumnya mendulang 20 gol untuk Villarreal, di musim 2014/15, dari total 48 laga. Permainan Vietto tidak jauh berbeda dari eks striker Sevilla yang hengkang ke Atletico Madrid, Kevin Gameiro.
2. Franco Vazquez
Duet Vazquez dan Paulo Dybala merupakan senjata andalan Palermo di musim 2014/15. Dybala menjadi top skor tim, namun peranan Vazquez dalam menarik perhatian lawan juga tidak dapat dipandang sebelah mata. Dalam dua musim terakhir, pemain yang sempat dipinjamkan ke Rayo Vallecano memberikan 17 assist untuk Palermo.
Vazquez juga pemain serba bisa yang dapat bermain sebagai gelandang serang atau penyerang kedua. Mantan pemain Belgrano juga memiliki tipikal bermain yang tidak jauh berbeda dari kebanyakan pemain Argentina lainnya, lincah, dan kerap muncul di waktu yang tepat.
3. Yevhen Konoplyanka
Winger asal Ukraina ini wajib diwaspadai Madrid. Konoplyanka memiliki tipikal bermain penyerang sayap modern, yang kerap melakukan tusukan dari sisi kiri permainan Sevilla. Musim lalu ia bermain 32 kali di La Liga, dan melepaskan total tembakan sebanyak 51 kali.
Eks pemain Dnipro Dnipropetrovsk juga memiliki keunggulan melewati lawan dalam duel satu lawan satu. Konoplyanka memiliki persentase 58,82 persen dalam hal kesuksesan melewati lawannya musim lalu. Tentu statistik itu menjadi ancaman bagi bek kanan Madrid, yang mungkin dihuni Daniel Carvajal atau Danilo.
4. Vitolo Machin
Pemain berpaspor Spanyol yang sudah pernah dipanggil Vicente del Bosque ke Timnas Spanyol, merupakan pemain serba bisa yang dapat mengancam pertahanan Madrid. Berposisi asli sebagai penyerang sayap, Sampaoli bereksperimen menempatkannya sebagai bek kanan.
Posisi barunya itu mengurangi kualitas terbaik Vitolo. Namun ia tetap jadi ancaman Madrid, karena memiliki kecepatan dalam berakselerasi dan bermain untuk kepentingan tim. Musim lalu, assist-nya kepada Gameiro, membangkitkan asa Sevilla untuk kembali menjuarai Europa League atas Liverpool.
5. Wissam Ben Yedder
Tak banyak yang mengetahui kualitas bermain Ben Yedder, karena ia musim lalu bermain di Ligue 1 bersama Toulouse.
Namun jika melihat statistiknya bersama Toulouse musim lalu, penyerang berusia 25 tahun itu patut diwaspadai Madrid – terutamanya karena Madrid tidak terlalu mengetahui gaya bermainnya.
Ben Yedder musim lalu bermain 35 kali di Lique 1 dan mencetak 17 gol, dari total 93 tembakan yang dilepaskannya. Meski berposisi sebagai penyerang sentral, Ben Yedder juga rajin menyisir sisi sayap serangan, dan unggul dalam melewati lawannya dengan persentase kesuksesan sebanyak 48 persen. (Arief Hadi Purwono)