Jelang Lawan Barito, Djanur Genjot Persib
Buktinya, tim berjulukan Maung Bandung ini langsung menjalani sesi latihan meski Selasa (9/8/2016) malam baru tiba di Kota Bandung setelah menjalani perjalanan yang cukup panjang dari Biak, Papua.
Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman mengatakan program latihan harus segera dilakukan para pasukannya.
"Memang sudah harus latihan, karena memang kita sudah hilang waktu tiga hari, harusnya sudah latihan, kita tidak latihan. Walaupun kemarin latihan di Biak tidak memadai dan terpaksa, jadi kalau memang hari Sabtu digelar di Bogor, jadi hanya punya waktu mentok besok, karena Kamis sudah harus berangkat. Kalau besok tidak latihan lagi makin hilang waktu," terang Djadjang saat ditemui di Mes Persib Ahmad Yani Bandung, Rabu (10/8/2016).
Pelatih yang akrab disapa Djanur ini menyadari para pemainnya dipastikan mengalami penurunan stamina akibat perjalanan yang sudah mereka tempuh.
Namun disisi lain, ia enggan menyalahkan kondisi itu dapat membuat Persib kembali tersungkur atau mengalami kekalahan, apalagi laga nanti Persib bertindak sebagai tuan rumah.
"Mood pemain kemarin cukup terganggu dengan keadaan ini karena memang melelahkan, bukan alasan karena barangkali pengaturan perjalanan kurang bagus sehingga terjadi seperti ini. Kurang mengantisipasi, seharusnya tidak terjadi (keterlambatan), apa boleh buat semua sudah terjadi dan akibatnya mengganggu kepada persiapan selanjutnya itu yang penting," katanya.
Namun, Djanur mengaku sudah memiliki antisipasi agar stamina pemainnya bisa meningkat. Setidaknya berada di top performance.
"Treatment-nya, yang pasti dengan waktu dua hari, semuanya all in, mental dibenahi, pertandingan secara taktikal harus dibenahi, fisik juga karena tiga hari gak latihan," tuturnya.
Akan tetapi yang menjadi pusat perhatian di sesi latihan ini, Djanur akan membenahi dari segi penyelesaian akhir (cetak gol). Bukan tanpa alasan dari beberapa pertandingan sebelumnya termasuk saat melawat ke markas Perseru Serui, timnya tidak mampu menjebol gawang lawan meski banyak peluang didapatkan.
"Saya pikir kemarin main (lawan Perseru) tidak buruk secara umum bahkan babak pertama hanya satu peluang mereka dan menjadi gol. Babak kedua kita lebih banyak peluang. Tapi PR-nya tetap penyelesaian akhir," tandasnya.