x

Menang Susah Payah, Pelatih MU Puji Ketangguhan Persela

Minggu, 14 Agustus 2016 02:01 WIB
Editor: Yohanes Ishak

MU memang sukses mengalahkan Persela Lamongan, sekaligus kembali memuncaki klasemen TSC dengan 33 poin. Namun, kemenangan itu diraih Bayu Gatra dkk dengan susah payah.

Perbedaan peringkat hingga selisih 16 angka ternyata tidak berpengaruh pada performa Persela. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu tampil begitu tangguh hingga MU hanya mengemas tiga poin melalui eksekusi penalti Pablo Rodriguez Aracil di menit 86.

Hal itu diakui sendiri oleh Gomes De Oliviera, yang ikut menyebut Persela tak layak berada di papan bawah.

"Kalau melihat performa mereka, rasanya tidak layak mereka di papan bawah. Mereka solid dan tangguh," kata Pelatih Madura United tersebut.

Pernyataan eks andalan Niac Mitra Surabaya di era Kompetisi Galatama itu memang benar adanya. Dalam 80 menit pertandingan, Persela tampil taktis dengan cara bermain serangan balik yang efektif, setelah sengaja membiarkan MU mendominasi bola.

Tim Sapeh Kerap sempat unggul sejak menit 15 saat shooting Slamet Nurcahyo gagal ditaklukan Choirul Huda. Sedangkan di menit ke-54, Persela berhasil membalas skor melalui tendangan bebas Edy Gunawan yang meluncur mulus ke gawang Hery Prasetyo.

"Menurut saya, ini pertandingan paling bagus sejauh ini, karena memberikan drama yang menegangkan bagi kami," ulas Gomes.

Arsitek asal Brasil ini pun enggan membahas terkait gol kemenangan timnya melalui titik penalti, meski dianggap kontroversial oleh tim lawan.

"Yang penting, kami bisa kembali ke puncak klasemen," pungkasnya.

Persela LamonganMadura United FCTorabika Soccer Championship (TSC)Liga Indonesia

Berita Terkini