Zlatan Ibrahimovic, Raja Debut
Tua-tua keladi. Istilah itu tepat ditujukan kepada penyerang anyar Manchester United, Ibrahimovic. Di usianya yang sudah berumur 34 tahun – tergolong tua di level kompetitif Eropa, Ibrahimovic masih dapat tampil kompetitif di level top Eropa.
Usai menentukan kemenangan Red Devils atas Leicester City di Community Shield. Kekasih Helena Seger itu turut mencatatkan namanya di papan skor, dan melengkapi kemenangan United di pekan pertama Liga Primer Inggris 2016/17 melawan Bournemouth, di Vitality Stadium.
United menang 3-1, dan dua gol pertama diciptakan oleh Juan Mata dan Wayne Rooney, sementara gol tunggal The Cherries dikreasikan oleh Adam Smith. Gol Ibrahimovic itu pun melengkapi catatan gemilangnya saban tampil sebagai debut, di klub-klub yang dibelanya.
“Zlatan Ibrahimovic sekarang telah mencetak gol debut di Liga Primer Inggris, Serie A, La Liga, Ligue 1, dan Liga Champions. Berjaya,” kicau akun Twitter @OptaJoe.
Raja debut dan penguasa Eropa, Ibrahimovic memang belum meraih satupun titel Liga Champions, namun ia tetap dinilai sebagai salah satu striker terbaik dunia. Guna mengingat kembali gol-gol debut yang ditorehkan Ibrahimovic, INDOSPORT mengulas kembali nostalgia gol debut Ibrahimovic, berikut ulasannya:
1. Liga Champions
Debut dan langsung mencetak brace alias dua gol. Ibrahimovic melakukannya pada 17 September 2002 di Liga Champions bersama Ajax Amsterdam, saat melawan Olympique Lyonnais di Amsterdam Arena, Amsterdam, Belanda.
Ajax menang 2-0 atas klub asal Prancis, dan mencetak dua gol di menit 11 dan 34. Ajax kala itu masih diperkuat bintang-bintang dunia seperti Andy van der Meyde, Cristian Chivu, Jari Litmanen, dan Tomas Galasek.
2. Serie A
Ditransfer dari Ajax Amsterdam pada 2004 ke Juventus. Ibrahimovic muda mengontrol bola dengan kekuatan tubuhnya, membalikkan badan, dan merobek gawang Brescia yang dikawal oleh Luca Castellazzi.
Laga itu berlangsung pada 12 September 2004, dan berakhir dengan kemenangan 3-0 atas Juventus. Sebelum Ibra mencetak gol, Juventus sudah unggul 2-0 via gol Pavel Nedved dan Alessandro Del Piero.
3. La Liga
Dalam buku autobiografi Ibrahimovic berjudul ‘I Am Zlatan’, ia memaparkan bahwa hubungannya dengan eks pelatih Barcelona, Josep Guardiola, tidak berjalan dengan baik. Pasalnya Guardiola di mata Ibrahimovic, terus menganakemaskan Lionel Messi.
Namun Ibrahimovic tetap merasakan kesuksesan meraih titel La Liga, dua titel Piala Super Spanyol, Piala Super UEFA, dan Piala Dunia Antarklub. Ia juga mencetak gol debut pada 31 Agustus 2009, saat melawan Sporting Gijon.
Sebelum Ibra mencetak gol, Bojan Krkic dan Seydou Keita mengawali gol Blaugrana yang pada akhirnya menang 3-0.
4. Ligue 1
AC Milan menjual aset terbaiknya ke Paris Saint-Germain (PSG), demi menyeimbangkan neraca keuangan Rossoneri. Ibrahimovic langsung tampil gemilang di tim bertabur bintang, mencetak dua gol debut di laga melawan Lorient yang berakhir 2-2.
Satu gol dicetak Ibrahimovic via titik putih, dan satu lagi dari open play. Namun gol bunuh diri Maxwell, dan Jeremie Aliadiere membuyarkan debut Ibrahimovic.