Inter Kalah dari Tim Gurem Serie A Italia, Ini Dalih De Boer
Inter Milan memulai Serie A Italia 2016/17 dengan kekalahan 0-2, dari Chievo Verona di Stadio Bentegodi. Gawang Samir Handanovic dua kali dibobol oleh mantan gelandang AC Milan, Valter Birsa.
Kekalahan ini mencoreng debut De Boer, yang menggantikan Roberto Mancini. Sang pelatih pun yakin Inter akan bangkit di laga berikutnya, saat melawan Palermo, pada laga yang berlangsung Minggu, 28 Agustus 2016.
“Kami sangat kecewa atas hasil ini, dan memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Saya percaya kami akan meningkat dari segi permainan dan kondisi fisik. Pekan depan, kami akan coba bermain lebih baik lagi,” ujar De Boer, seperti dilansir Football Italia.
Lebih lanjut De Boer berdalih, kekalahan ini terjadi karena Inter tidak dalam kondisi fisik, dan permainan terbaik. Ia menerapkan formasi menggunakan tiga bek sejajar, dan baru satu kali melatih Inter di pramusim saat melawan Celtic.
“Saya memilih sistem ini karena kami tak da;am kondisi terbaik. Kami bermain dengan tiga bek, berdasarkan kondisi kami, dan cara Chievo bermain. Kami kebobolan gol di momen-momen tersulit, laga berjalan baik karena kami tidak dalam kondisi fisik yang baik,” imbuh De Boer.
“Saya pikir level kebugaran berpengaruh dalam tempo bermain kami, dan itu lah mengapa saya putuskan bermain dengan tiga bek. Kami baru memainkan satu laga persahabatan, jadi saya tak memiliki banyak waktu meningkatkan banyak aspek permainan,” urainya.