x

Alami Serangan Jantung, Mantan Manajer PSS Sleman Tutup Usia

Kamis, 25 Agustus 2016 01:00 WIB
Editor: Ahmad Priobudiyono

Mantan manajer PSS Sleman, Supardjiono mulai dikenal luas akibat disanksi larangan beraktivitas sepakbola seumur hidup karena kasus sepak bola gajah pada kompetisi Divisi Utama 2013/2014. Saat itu, PSS Sleman menghadapi PSIS Semarang.

Supardjiono dikabarkan meninggal setelah mengalami serangan jantung. Almarhum yang akrab disapa Pak Pardji ini sebelumnya sempat berada di kantor PSS di kompleks Stadion Maguwoharjo, Sleman. Ia sempat dilarikan ke Rumah Sakit JIH, namun nyawanya sudah tidak tertolong.


PSS Sleman mengkonfirmasi berita meninggalnya direktur PT PSS, Supardjiono melalui Twitter.

”Pada pagi hari, kondisi beliau baik-baik saja. Tetapi sekitar pukul 10.00, Bapak merasa pusing dan tiba-tiba langsung ambruk,” ujar Eko, supir pribadi Supardjiono.

”Beliau sosok yang mengayomi dan melindungi pemain. Beliau juga sangat dekat dengan suporter. Kami sungguh kehilangan Bapak," sambung Seto Nurdiantara, pelatih PSS Sleman.

Ucapan belangsungkawa pun mengalir dari berbagai pihak, baik dari pemain hingga induk sepakbola Indonesia, PSSI pun turut berduka.

Salah satu mantan pemain PSS Sleman, Kristian Adelmund yang kini telah pulang ke Belanda juga ikut memberikan ucapan dukacita sekaligus terima kasih.

Almarhum meninggalkan satu istri dan satu anak. Jenazah Supardjiono akan dimakamkan di Pemakaman Umum Seyegan, Sleman pada pukul 09.00 WIB, Kamis (25/08).

Sementara itu klub binaannya, PSS Sleman telah memastikan tiket ke babak 16 kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) B 2016 sebagai pemuncak klasemen grup 5.


Sejumlah tamu menghadiri acara takziah di rumah duka.

PSSIPSS SlemanTorabika Soccer Championship (TSC)Liga IndonesiaKristian Adelmund

Berita Terkini