4 Alasan Real Madrid Akan Pertahankan Gelar Liga Champions
Musim lalu Real Madrid baru saja mendapat gelar juara Liga Champions ke-11 dalam sejarah klub. Koleksi tersebut membuat Madrid tak terbantahkan sebagai Raja Eropa.
Dalam perjalanannya, Madrid selalu berambisi jika bermain di kancah Eropa, terutama Liga Champions. Musim 1999/2000 menjadi pembuktian Madrid menjadi kekasih Eropa. Gagal menahan dominasi Barcelona di kompetisi domestik, Madrid malah berjaya di Eropa.
Usai meraih La Decima pada tahun 2014, Madrid tak butuh waktu lama untuk kembali mendapatkan gelar ke-11. Musim lalu, Madrid kembali mengalahkan rival sekota, Atletico Madrid. Gelar tersebut menasbihkan El Real menjadi penguasa Eropa.
Musim ini, Madrid kembali menjadi favorit juara. Dengan materi pemain yang tak jauh berbeda, ‘Si Putih’ punya peluang besar mempertahankan gelarnya.
Redaksi INDOSPORT punya alasan mengapa Madrid punya peluang besar untuk menambah koleksi gelar juara Liga Champions.
1. Pelatih Zinedine Zidane
Zidane tak hanya seorang maestro saat dirinya masih aktif bermain, namun pelatih asal Prancis itu juga jago meracik sebuah tim. Zidane yang menggantikan posisi Benitez, mampu menunjukkan kualitasnya sebagai pelatih jempolan.
Sempat diragukan bisa meracik tim besar seperti Madrid, Zidane yang sudah berguru di Real Madrid Castilla, membuktikan dirinya bukan pelatih kemarin sore. Zidane mempersembahkan gelar juara Liga Champions ke-11 bagi Madrid, dengan permainan yang jauh lebih ‘simpel’ dibanding saat masih ditukangi Benitez.
Musim ini, pembelian Madrid tidak semewah musim-musim sebelumnya. Namun, dengan materi yang hampir sama dengan musim lalu, diyakini tidak akan merubah total penampilan Madrid yang lebih atraktif dan penuh motivasi di Eropa, seperti yang ditunjukan Zidane musim lalu.
2. Kembalinya Alvaro Morata
Kembalinya pemain asli Kota Madrid itu merupakan keutungan bagi El Real. Morata yang empat tahun bermain di klub besar Italia, Juventus, sudah pasti memiliki pengalaman juara bersama La Veccia Signora.
Pengalaman tersebut akan sangat berguna bagi Madrid. Memiliki pemain dengan pengalaman juara tentu menambah tembal motivasi klub untuk kembali menguasai Eropa. Selain itu, kedatangan Morata ke Madrid juga menambah kedalaman skuat Los Merengues.
Zidane memiliki banyak pilihan pemain untuk melakukan strategi menyerang. Persaingan Morata dan Benzema jelas jadi keuntungan Madrid. Keduanya akan menunjukan siapa yang terbaik dengan torehan gol yang dilesatkan untuk Madrid.
Morata juga terbiasa menjadi penyerang tembok. Dengan begitu, komposisi Cristiano Ronaldo-Alvaro Morata-Gareth Bale bisa menjadi pilihan utama Zidane musim ini, baik di domestik ataupun Liga Champions.
3. Tuah Gol Cristiano Ronaldo di Real Madrid
Cristiano Ronaldo punya sebutan ‘Mr Champions League’. Selama empat musim terakhir, Ronaldo merupakan pencetak gol terbanyak beruturut-turut. Hal ini yang menjadi keuntungan Madrid jika ingin mempertahankan gelar juara.
Ronaldo memang laksana ‘tuhan’ di Madrid. Gol dan umpannya memang menjadi andalan Madrid dalam setiap pertandingan. Los Blancos terlihat pincang jika bertanding tanpa Ronaldo. Pemain asal Portugal itu menjadi solusi yang tepat bagi klub jika berbicara perburan gelar.
Musim ini, Ronaldo memang belum baru saja bugar 100 persen dari cedera kecilnya saat Piala Eropa. Ligamen yang robek sudah mulai pulih dan kaki Ronaldo pun sudah siap untuk membuat gol kemenangan bagi Madrid musim ini di Liga Champions.
4. Impian Gareth Bale di Cardiff
Madrid membutuhkan motivasi dari para pemainnya untuk bisa mempertahankan gelar juara. Beruntung, salah satu pemain bintangnya memiliki motivasi tersebut. Gareth Bale menjadi pemain yang paling termotivasi mempertahankan gelar juara Liga Champions.
Bale datang ke Madrid untuk memenangkan gelar Liga Champions dan sudah mendapatkan dua gelar dari tiga musim fantastisnya di Madrid. Kini, motivasi Bale bertambah untuk bisa mendapat gelar ketiga Liga Champions bagi dirinya.
Motivasi tersebut datang karena tempat final Liga Champions musim ini akan diadakan di Stadion Millenium Cardiff. Kota Cardiff merupakan tempat lahir Bale. Sudah barang tentu, Bale akan memanfaatkan momen tersebut untuk berpesta menjadi juara Eropa di tanah kelahirannya sendiri.
Dengan bekal tersebut, Madrid memiliki peluang besar bisa kembali merbut gelar juara Liga Champions. Saat ini, semua lini di Madrid sangat mendukung untuk datangnya gelar ke-12 Eropa di Ibukota Spanyol itu.