3 Pemain Lawan yang Patahkan Asa Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF
Seperti yang telah dikabarkan, tim nasional Indonesia U-19 harus tersingkir di fase grup Piala AFF U-19. Timnas Indonesia U-19 tak berdaya saat berkompetisi di Vietnam karena tidak mampu memetik satu pun kemenangan dalam tiga laga fase grup.
Bakat-bakat muda sepakbola Indonesia tersingkir setelah kalah tiga kali berturut-turut. Belum mampu menandingi permainan lawan, Timnas Indoneia U-19 dibekuk oleh tim-tim dengan pemain-pemain yang menutup jalan bagi Merah Putih untuk menjuarai Piala AFF 2016, Sabtu (17/09/16).
Pada laga perdana Piala AFF 2016 ini, Indonesia menyerah 3-2 di tangan Myanmar. Kemudian, Indonesia kembali takluk dari Thailand dengan skor serupa di pertandingan kedua.
Dimas Drajad dan kawan-kawan kembali harus mengakui keunggulan lawan saat timnas U-19 Australia membekuk Indonesia dengan skor 1-3, kekalahan tersebut menggenapi rentetan tiga kali kekalahan Garuda Muda di pentas Piala AFF. Kekalahan di laga terakhir, kontra Australia membuat peluang Indonesia untuk lolos dari fase grup telah habis.
Sempat melakoni laga dramatis saat bertemu Myanmar dan Thailand, para pemain lawan di dua pertandingan tersebut seolah menghancurkan impian timnas Indonesia U-19. Mereka menjadi penentu kemenangan tim lawan atas Garuda Muda.
Bahkan saat bertemu Thailand, Indonesia telah unggul 2-0 sebelum akhirnya Tim Gajah Putih berhasil membalik kedudukan menjadi 3-2. Pemain Thailand seolah dengan mudah mempecundangi para bintang muda Indonesia yang sebelumnya telah unggul dua gol.
Berikut INDOSPORT merangkum empat pemain yang berperan menyingkirkan Indonesia di ajang Piala AFF 2016.
1. Shwe Ko (Myanmar)
Penyerang Myanmar, Shwe Ko menjadi pemain pertama yang menghancurkan mimpi Timnas Indonesia U-19 untuk meraih gelar juara di ajang Piala AFF U-19 2016.
Shwe Ko sukses mencetak gol ke gawang timnas Indonesia U-19 yang kala itu dikawal kiper pengganti Satria Hardiyanto.
Gol yang dicetak pemain berusia 18 tahun tersebut mencetak gol ketiga Timnas Myanmar U-19 di paruh kedua usai berhasil menaklukkan kiper Satria.
Gol tersebut otomatis membuat Indonesia kalah dengan skor 3-2 atas Myanmar, meskipun kedua tim sebenarnya tampil sama-sama kuat.
Tak sampai di situ, Shwe Ko juga menjadi penyebab kiper utama Garuda Muda, Muhammad Riyandi terpaksa digantikan. Penyerang kelahiran 13 Januari 1998 itu menubruk tubuh Riyandi dan memaksanya untuk keluar dan digantikan oleh Satria Hardiyanto.
2. Sittichok Phaso (Thailand)
Di laga kedua kontra Thailand, Timnas Indonesia U-19 punya harapan besar untuk menang usai kurang beruntung di pertandingan pertama kontra Myanmar. Dimas Drajad dan kawan-kawan membuka asa mereka untuk menang setelah unggul 2-1 di babak pertama atas Tim Gajah Putih muda.
Namun penyerang Thailand, Sittichok Phaso membuyarkan mimpi Indonesia untuk memetik kemanangan pertama. Sempat unggul di awal-awal babak pertama, Phaso mengganggu dominasi Garuda Muda dengan golnya di ke gawang Muhammad Riyandi di menit ke-34 yang mengubah kedudukan menjadi 2-1.
Thailand meningkatkan daya gempurnya di babak kedua. Phaso kembali berhasil memperdaya Riyandi untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Gol kedua tersebut menjadi motivasi Thailand untuk terus menekan Indonesia hingga memenangi laga dengan skor 3-2. Gol penutup bagi kemenangan Thailand dipersembahkan oleh kapten Worachit Kanitsribampen.
3. Jayde Ashnil Prasad (Australia)
Kekalahan atas Thailand membuat beban berat bagi timnas Indonesia U-19 di laga ketiga mereka melawan Australia. Di menit-menit awal laga kontra timnas Australia U-19, pemain bernomor punggung 9, Jayde Ashnil Prasad sudah mulai memberikan ancaman. Beruntung bola hasil sontekannya masih melambung di atas mistar gawang Garuda Muda.
Prasad akhirnya mencetak gol di babak pertama setelah beberapa kali melakukan percobaan yang masih melebar. Meski Australia aktif menyerang, Indonesia masih memberikan perlawanan. Bagas Adi Nugroho mencetak gol penyeimbang 1-1 melalui titik putih di menit 36.
Sayangnya, armada Eduard Tjong justru menjadi bulan-bulanan Tim Kangguru di babak kedua. Dua pemain Australia, Lachlan Joihn Scott dan Mario Shabow masing-masing mencetak satu gol. Kedua pemain Australia itu memastikan kemenangan seraya menghentikan langkah Indonesia untuk bisa melanjutkan perjuangan di perhelatan Piala AFF U-19 2016.