5 Insiden Laser yang Jadi 'Inspirasi' Oknum Suporter di Final PON Jabar 2016
Tim sepakbola Jawa Barat yang menjadi tuan rumah pergelaran PON 2016 baru saja meraih medali emas di cabang olahraga sepakbola. Melawan Sulawesi Selatan di partai final, Jabar sukses meraih kemenangan 5-4 lewat drama adu penalti.
Sayangnya, kemenangan provinsi yang beribu kota di Bandung tersebut harus sedikit ternodai. Pasalnya, kemenangan Jabar tersebut akibat adanya sinar laser yang dipancarkan penonton saat penggawa Sulsel akan melakukan tendangan penalti.
Alhasil, dua algojo Sulsel yang ditunjuk pelatih Syamsudin Umar, yakni Irfan Affandi dan Alia Alfuad gagal memasukkan bola ke dalam gawang kiper Jawa Barat, M. Natsir.
Peristiwa itu pun sempat membuat tim sepakbola Jabar mendapat cercaan oleh sejumlah netizen di sosial media. Beberapa di antara mereka menyebut kemenangan Jabar tersebut tidak lain karena dibantu sinar laser.
Insiden adanya sinar laser dalam sebuah pertandingan sepakbola tersebut, sebenarnya bukan yang pertama. Di sejumlah pertandingan baik di level klub maupun laga internasional, aksi ini sering sekali dilakukan oleh oknum supporter.
Tidak jarang akibat sorotan sinar laser tersebut, pemain sulit berkonsentrasi dan nantinya berujung pada kekalahan.
Berikut INDOSPORT coba sajikan beberapa kejadian pancaran sinar laser yang pernah terjadi dalam pertandingan sepakbola:
1. (VIDEO) Indonesia vs Malaysia, Penyisihan Grup A Piala AFF 2010
Pada ajang kompetisi Piala AFF 2010 lalu, Timnas Indonesia tergabung dalam Grup A bersama dengan Malaysia, Thailand, dan Laos.
Di pertandingan pertama penyisihan Grup A tersebut pada 1 Desember 2010, skuat Garuda langsung ditantang oleh musuh bebuyutannya, Malaysia.
Bermain di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Selatan, Indonesia saat itu berhasil meraih kemenangan besar 5-1. Gol Indonesia sendiri dicetak oleh Cristian Gonzales, Muhammad Ridwan, Arif Suyono, Irfan Bachdim, dan satu gol bunuh diri pemain Malaysia, Asraruddin Putra Omar.
Sayangnya, kemenangan besar yang diraih anak-anak asuhan Alfred Riedl saat itu sedikit diwarnai kontroversi. Pasalnya, dalam sebuah rekaman video cuplikan gol Irfan Bachdim, setitik cahaya laser berwarna hijau sempat menaungi wajah kiper Malaysia.
Hal itulah yang diduga membuat kiper Malaysia kesulitan berkonsentrasi untuk bisa menepis serangan para pemain Indonesia.
2. (VIDEO) Indonesia vs Malaysia, Final Piala AFF 2010
Dalam kejuaraan Piala AFF 2010, Indonesia yang diisi sejumlah pemain-pemain bintang seperti Bambang Pamungkas, Firman Utina, dan Irfan Bachdim sukses meraih tiket ke babak final.
Uniknya, lawan yang menunggu mereka di babak utama Piala AFF 2016 tersebut tidak lain adalah Malaysia, yang sebelumnya pernah mereka bantai 5-1 di fase penyisihan Grup A.
Saat itu partai Final Piala AFF 2016 menggunakan sistem home away yang membuat pertandingan dilaksanakan sebanyak dua kali. Laga pertama sendiri digelar di Stadion Bukit Jalil, Malaysia.
Ketika memasuki menit ke-53, tiba-tiba kiper Indonesia saat itu, Markus Haris Maulana melakukan protes kepada wasit karena merasa beberapa kali ada sinar laser yang mengarah ke matanya.
Markus pun mengajak rekan-rekannya melakukan protes dengan walk out meninggalkan lapangan pertandingan. Wasit saat itu, Masaaki Toma pun sempat mengentikan laga selama delapan menit.
Setelah suasana mereda, pertandingan kembali dilanjutkan. Sayangnya, insiden sinar laser kembali terjadi dan membuat Indonesia menelan kekalahan 0-3.
3. (FOTO) Barcelona vs Real Madrid, Semifinal Copa del Rey 2012/13
Insiden laser dalam pertandingan sepakbola tidak hanya terjadi dalam pertandingan level internasional, seperti yang dialami Timnas Indonesia di Piala AFF 2010. Klub raksasa Spanyol, Real Madrid juga pernah menjadi korban insiden laser dalam pertandingan.
Saat itu, armada Los Blancos yang masih diarsiteki Jose Mourinho menghadapi rival abadi mereka, Barcelona di babak semifinal Copa del Rey 2012/13.
Mengecewakannya, dalam pertandingan yang berlangsung di Camp Nou tersebut, beberapa pemain Madrid sempat menjadi target bidikan sinar laser, yang diduga dilakukan oknum penggemar Barca.
Buruknya lagi, yang menjadi korban sinar laser tidak hanya para pemain Madrid. Dalam beberapa foto, Mou dan wasit pertandingan, Alberto Undiano juga ikut menjadi target laser oknum tidak bertanggung jawab.
Beruntung bagi Madrid, insiden sinar laser tersebut tidak banyak mempengaruhi performa para pemain dan mereka berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1. Dua dari tiga gol Madrid itu sendiri dihasilkan oleh Cristiano Ronaldo yang paling sering menjadi target tembakan sinar laser.
4. (FOTO) Argentina vs Kolombia, Perempatfinal Copa Amerika 2015
Pada babak penyisihan Grup B Copa Amerika 2015 lalu, Argentina sukses keluar sebagai juara grup. Menghadapi Paraguay, Uruguay, dan Jamaika, tim Tango sukses meraih hasil dua kemenangan dan satu kali seri.
Posisi mereka sebagai pemuncak klasemen membuat Argentina berhadapan dengan peringkat tiga Grup C, yaitu Kolombia pada babak perempatfinal yang berlangusng di Stadion Sausalito, Chile.
Sayangnya, pada laga tersebut beberapa oknum pendukung Kolombia yang menyaksikan pertandingan secara langsung mengarahkan sinar laser ke sejumlah penggawa Argentina.
Salah satu pemain yang paling banyak mendapat sorotan sinar laser adalah Lionel Messi. Pemain yang membela Barcelona tersebut beberapa kali tertangkap kamera memiliki sebuah bercak cahaya berwarna hijau di wajahnya ketika menggiring bola.
Beruntungnya, dalam laga itu Argentina sukses keluar sebagai pemenang lewat drama adu penalti. Messi sendiri sukses menjadi salah satu pencetak gol bagi Argentina.
5. (VIDEO) Ukraina vs Spanyol, Kualifikasi Euro 2016
Gelandang Chelsea, Cesc Fabregas ternyata sempat menjadi korban target laser yang dilakukan oknum penonton pertandingan. Kejadian itu sendiri ia rasakan saat mewakili timnas Spanyol menghadapi Ukraina di babak kualifikasi Euro 2016.
Ketika itu, Spanyol yang telah unggul 1-0 lewat gol yang dicetak Mario Gaspar berkesempatan menambah kedudukan, setelah wasit menunjuk titik putih pada menit ke-23.
Vicente Del Bosque yang saat itu masih menjadi pelatih Spanyol pun menunjuk Fabregas sebagai eksekutor.
Namun, sesaat sebelum melakukan tendangan, beberapa kali di wajah pemain yang sempat membela Arsenal dan Barcelona itu nampak sekelebat cahaya hijau. Hal itu pun membuatnya kehilangan konsentrasi, sehingga tendangannya mampu ditepis Andriy Pyatov.