x

Manajemen Persiba Belum Putuskan Persoalan Kandang Musim Depan

Jumat, 30 September 2016 07:25 WIB
Kontributor: Teddy Rumengan | Editor:

"Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten PPU atas tawarannya. Karena bisa menjadi opsi kami, kalau Persiba tidak menggunakan Stadion Parikesit," ujar Sekretaris Umum Persiba Balikpapan, Irvan Taufik.

Hanya saja kata dia, dalam kompetisi Indonesia Super League (ISL) yang kemungkinan akan kembali digulirkan musim depan, tentu stadion yang akan menjadi kandang klub sepakbola, harus memenuhi lolos verifikasi aspek infrastruktur.

"Ada verifikasinya, apakah stadion di PPU infrastrukturnya memenuhi persyaratan, standar internasional. Seperti misalnya lampu stadion apakah 1.300 lux, kalau Stadion Pariksit lampunya 1.300 lux," tutur Irvan.

"Terus fasilitas penunjangnya, apakah ada tiga hotel, karena tuan rumah, tim tamu dan perangkat pertandingan itu hotelnya berbeda-beda tidak boleh sama," lanjutnya.

Menurutnya, jika infrastruktur stadion maupun fasilitas penunjuang memenuhi standar atau regulasi, tentu bukan tidak mungkin, Persiba menggunakan Stadion Benuo Taka untuk sementara sambil menunggu Stadion Batakan selesai.

"Apakah memenuhi persyaratan, kalau memenuhi buat apa Persiba jauh-jauh. Karena kalau di Samarinda ada Pusamania Borneo FC (PBFC), kalau di Tenggarong juga ada Mitra Kukar, jadi tidak mungkin. Tapi nanti kita kaji stadion PPU," ujarnya.

Irvan mengatakan, ada tiga opsi terkait kandang Persiba musim depan, yakni tetap menggunakan Stadion Parikesit, menggunakan Stadion Benuo Taka PPU, atau menggunakan Stadion Sultan Agung Bantul, Yogyakarta.

"Dari tiga opsi itu belum ada yang kami putuskan. Semua akan kita pertimbangkan dan kaji. Tentu kalau Stadion Sultan Agung kan untuk infrastruktur sudah pasti lolos verifikasi begitu fasilitas penunjang juga sangat memadai," ujarnya.

Kendati begitu lanjutnya, manajemen Persiba nampaknya masih berkeinginan menggunakan Stadion Parikesit. Pasalnya, sulit bagi Persiba untuk meraih kemenangan jika bermain di luar kandang. Apalagi musim depan sudah kompetisi resmi.

"Kami inginnya tetap bermain di Stadion Parkesit karena dari pengalaman menjadi tim musafir akan sulit meraih kemenangan, kalah terus kalau di luar kandang. Apalagi musim depan sudah diterapkan tim degradasi dan promosi," ujarnya.

Sementara Ketua Harian Eksternal Balikpapan Suporter Fanatik (Balistik), Dwi Patmojo mengatakan, jika tim kesayangannya harus bermain di luar Balikpapan, mereka memilih yang terdekat yakni Stadion Benuo Taka PPU.

"Alternatif yang terdekat memang di PPU, tentu alangkah senangnya kalau diputuskan Persiba bermarkas sementara di PPU, karena harapannya tentu kita bisa mendukung langsung ke stadion," ujar Dwi Patmojo.

Jarak yang dekat, menjadi alasan Balistik lebih memilih Stadion Benuo Taka menjadi pilihan utama ketimbang harus pindah kandang ke Yogyakarta. Karena biaya yang dikeluarkan dianggap masih relatif bisa terjangkau.

"Jadi memang harapannya Balistik bisa terus mendukung Persiba, harapannya kita bisa terus hadir di stadion. Alangkah bersyukurnya kami kalau stadion di PPU yang akhirnya diputuskan digunakan untuk markas Persiba," katanya.

Di media sosial pun rata-rata suporter maupun warga Kota Balikpapan mendukung Persiba bermain di stadion terdekat, yakni Benuo Taka.

Persiba BalikpapanLiga Indonesia

Berita Terkini