Motivasi Tinggi Jadi Kunci Kemenangan Gresik United atas Arema
Gol tunggal Patrick Da Silva satu menit jelang turun minum bermakna ganda bagi skuat Laskar Joko Samudro. Selain menjaga rekor positif di pertandingan kandang, kemenangan atas Arema Cronus berhasil menjungkalkan semua prediksi.
Awalnya Gresik United memang tidak diperhitungkan lantaran keunggulan faktor materi pemain bintang yang dimiliki tim Singo Edan.
"Kunci kemenangan kami adalah motivasi bertanding yang tinggi. Saya tak merubah apa pun, kecuali terus memberi motivasi kepada pemain," tandas pelatih Eduard Tjong usai laga di Stadion Petrokimia Tri Darma Gresik semalam.
"Secara materi, Arema memang jauh lebih unggul. Tapi dengan kemenangan ini, kami buktikan Gresik United masih punya harga diri," lanjut mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 itu.
Lebih lanjut, Edu (sapaan akrab Eduard) kemenangan timnya juga atas disiplin tinggi. Agus Indra dkk juga punya mental bagus dan tak silau gemilangnya tren Arema di laga tandang serta materi pemain lawan.
"Saya sengaja instruksikan bermain bola daerah, karena kalau bola udara tentu saja kami kalah dari bek Arema yang tinggi," jelas Edu.
Sedangkan bagi Kushedya Hari Yudo, kemenangan GU atas Arema juga menjadi kebanggaan tersendiri. Pemain sayap yang masuk di menit ke 65 menggantikan Gustavo Giron itu membuktikan kualitasnya yang disia-siakan oleh Arema.
"Luar biasa rasanya. Baru pertama kali melawan tim idola saya dan mengalahkan Arema," tukas pemain asli kelahiran Malang itu.