x

Emosi Tinggi Jadi Biang Kekalahan Persija Jakarta

Rabu, 19 Oktober 2016 03:05 WIB
Editor: Ahmad Priobudiyono
Pelatih Persija Jakarta, Muhammad Zein Alhadad, dalam konferensi pers pasca laga kontra Arema Cronus.

Rekor enam kali tak terkalahkan Persija akhirnya runtuh juga di Stadion Gajayana Malang. Melawan Arema Cronus, Persija Jakarta tak berdaya setelah digulung 4-1 pada laga pekan ke-24 Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016.

Dua gol Cristian Gonzales ikut disempurnakan oleh sumbangan Esteban Vizcarra dan Hamka Hamzah, sedangkan Persija hanya mampu membalas melalui gol tunggal Greg Nwokolo di penghujung laga.

"Pertandingan yang menarik, dan saya akui Persija kalah," kata Muhamad Zein Alhadad usai pertandingan di Stadion Gajayana Malang.

Pelatih yang akrab disapa Mamak itu kemudian menjelaskan mengapa timnya bisa dengan mudah dikalahkan oleh Arema Cronus. Menurutnya, emosi tinggi telah membuyarkan konsentrasi para pemainnya.

Hal itu dibuktikan dengan kartu kuning yang diterima Ramdani Lestaluhu dan Hong-Soon Hak dari wasit Agus Fauzan Arifin pada menit ke-33 dan 39.

"Karena pemain terpancing emosinya sejak awal pertandingan. Jadi, mereka tidak fokus untuk menjalankan strategi di lapangan," tutur juru taktik Persija yang menggantikan Paulo Camargo.

"Ditambah lagi, gol pertama Arema juga ikut meruntuhkan mental bertanding pemain kami," Mamak melanjutkan.

Sementara Gunawan Dwi Cahyo berujar untuk ingin segera bangkit dan kembali ke tren positif di laga berikutnya.

"Kita introspeksi tentang kelemahan tim ini. Ke depan, harus lebih baik lagi," ungkap defender Persija yang sudah menyumbangkan 2 gol di TSC tersebut.

Arema CronusPersija JakartaTorabika Soccer Championship (TSC)Liga IndonesiaMuhammad Zein Alhadad

Berita Terkini