x

Gara-gara Pesta Politik, MU Mengungsi Saat Jamu Bhayangkara FC

Kamis, 20 Oktober 2016 22:11 WIB
Editor: Yohanes Ishak
Madura United

Pesta politik di daerah kembali membuat jadwal pertandingan sepak bola mengalah. Madura United memutuskan untuk memindahkan pertandingan kandang saat menjamu Bhayangkara FC pada pekan ke-25 Torabika Soccer Championship (TSC) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu 22 Oktober 2016 mendatang.

"Meski pertandingan sudah pasti dilaksanakan di kandang lawan, tapi kami tetap berstatus sebagai tuan rumah," kata Manajer MU, Haruna Soemitro.

Pemindahan laga kandang ke-13 Madura United itu tak lain, sebagai upaya untuk menghormati masa tenang jelang pemilihan kepala desa secara serentak di Kabupaten Bangkalan Madura pada 28 Oktober mendatang.

Sebelumnya, tim Laskar Sapeh Kerab juga pernah mengungsi di home base Bhayangkara FC saat menjalani sanksi laga usiran, akibat penyalaan flare ketika menjamu Persiba Balikpapan, 13 Juni 2016 lalu. Atas sanksi itu, MU melakoni laga usiran di Sidoarjo saat menjamu Bali United sepekan kemudian.

"Kami menghormati masa tenang itu dan juga atas saran dari beberapa pihak, terutama pihak keamanan karena Pilkades dan sepak bola sama-sama melibatkan massa," tambahnya.

Namun, Haruna memastikan jika di laga home berikutnya akan kembali ke Stadion Gelora Bangkalan, kala MU kedatangan Gresik United di awal November nanti.

"Semoga pelaksanan Pilkades serentak ini berjalan aman dan damai, sehingga di pertandingan berikutnya, kami bisa kembali ke Madura," pungkas mantan Ketua Asprov PSSI Jawa Timur itu.

Kalahnya jadwal pertandingan sepak bola TSC dengan jadwal pesta politik daerah memang bukan kali ini terjadi. Sebelumnya, Persela juga pernah menggeser jadwal menjamu Arema Cronus satu hari setelah Pilkades serentak di Kabupaten Lamongan pada 17 Juli 2016 lalu.

Madura United FCTorabika Soccer Championship (TSC)Liga IndonesiaBhayangkara FC

Berita Terkini