Tak Peduli Memori Indah, Mourinho Siap Bungkam Stamford Bridge
Sebagai informasi, sampai saat ini, Mourinho merupakan salah satu pelatih paling sukses yang pernah dimiliki tim asal London tersebut. Dia berhasil memenangkan tiga gelar juara Liga Primer Inggris. Tidak heran, fans Chelsea sangat memuja manajer asal Portugal tersebut.
Namun, para pendukung The Blues sedang menghadapi sebuah dilema. Pasalnya, mereka akan berhadapan dengan mantan pelatih yang telah membesarkan klub mereka. Namun, Mourinho tidak peduli bagaimana penyambutan para pendukung tuan rumah saat menginjakkan kakinya di Stamford Bridge nanti.
Fans Chelsea sangat mengaggumi sosok Jose Mourinho.
"Untuk mengatakan saya peduli, itu sama sekali tidak benar. Sebab, jujur ketika saya melihat sebuah pertandingan sepakbola, saya tidak fokus akan hal itu. Saya fokus pada sebuah pertandingan, saya berusaha menyiapkan diri untuk menghadapi pertandingan,” kata Mourinho.
“Apa yang saya harapkan? Saya tidak tahu. Mereka bisa berpikir mengenai saya dan hubungan kami. Mereka juga bisa menatap sinis ke saya dan mengatakan selama 90 menit, ‘dia sekarang adalah manajer Man United dan bermain melawan kami. Jadi, dia bukan seseorang yang kami suka saat ini’,” sambungnya.
Jose Mourinho mengawasi anak asuhnya latihan.
Mourinho selalu meluapkan ekspresi kegembiraannya ketika tim asuhannya mencetak gol. Namun, arsitek berusia 53 tahun tersebut berjanji tidak akan selebrasi secara berlebihan di Stamford Bridge.
“Jika Anda bertanya kepada saya, ‘seandainya tim saya mencetak sebuah gol, apakah saya akan melakukan selebrasi seperti anak kecil? Tidak. Saya rasa saya bisa mengontrol emosi saya,” kata Mourinho.
“Apakah saya akan bereaksi negatif ketika publik Stamford Bridge melakukan hal buruk terhadap saya? Tidak. Saya memiliki banyak respek terhadap tim ini,” lanjutnya, sebagaimana diberitakan Goal.