Adukan Barito Putera ke BOPI, Pemain Kamerun Ini Tiba-Tiba Melunak
PT Gelora Trisula Semesta (PT GTS) selaku operator TSC mengingnkan agar masalah sengketa kontrak antara Al Hadji dengan Barito Putera dapat diselesaikan dalam lingkup internal terlebih dahulu. Jika tak menemukan titik temu, barulah pihak GTS hingga selanjutnya BOPI yang akan mengambil alih.
Al Hadji pun merespon hal tersebut dengan positif, ia tampak mulai melunak setelah menggelar pertemuan dengan BOPI, GTS, dan pihak Barito Putera sendiri.
“Bopi merespon dengan baik jadi kita di kasih waktu dua minggu untuk belajar lebih, negosiasi, Ya mereka (Barito Putera) sudah ada itikad baik,” ujar pemain asal Kamerun tersebut usai menghadiri pertemuan di Kantor Kemenpora.
Sebagai informasi, Barito Putera mengakhiri kontrak dengan Mamadou Al Hadji usai jelang putaran kedua TSC, Agustus lalu. Padahal, pemain 29 tahun itu dikontrak hingga akhir musim kompetisi, gaji sang pemain pun tak dibayarkan sejak Agustus lalu.
Sementara itu, Direktur Kompetisi PT GTS, Ratu Tisha, memaparkan hasil pertemuan pihak-pihak terkait untuk membahas masalah kontrak dan tunggakan gaji Alhadji. Tisha menyebut jika pihak BOPI menginginkan agar masalah antara Barito Putera dan pemainnya diselesaikan secara internal terlebih dahulu.
“Pihak BOPI sudah paham kalau harus ada tahap itu. Maka mereka mempersilakan Barito untuk menyelesaikan masalah rumah tangga mereka dengan pihak Alhadji," ujar Tisha kepada wartawan di kantor Kemenpora.