Comeback dan Akhirnya Imbang 3-3, Ini Kritik dan Pujian Aji Santoso untuk Timnya
Pelatih Persela Lamongan Aji Santoso melihat, anak asuhnya mampu mengimbangi permainan Sriwijaya FC. Baik Sriwijaya atau pun Persela saling jual beli serangan dan saling balas gol.
Namun, Aji menilai gol yang dicetak pemain Laskar Wong Kito sebenarnya berawal dari kesalahan pemain belakang. Aji pun mengakui hal tersebut dan mengkritik pemainnya.
“Gol yang terjadi di gawang kita, itu murni karena kesalahan pemain kami,” kata pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso.
Kendati melakukan kesalahan, pemain Persela tetap bekerja keras untuk membayar hal itu. Terbukti meski tertinggal, Ivan Carlos dan kawan-kawan berhasil comeback dan mengejar ketertinggalan tersebut hingga berakhir imbang 3-3.
Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso saat berbicara di sesi konferensi pers Torabika Soccer Championship 2016.
“Kita tertinggal 1-3, tapi berhasil mengakhiri pertandingan dengan hasil imbang. Saya apresiasi kerja keras pemain di lapangan hijau,” katanya.
Disinggung mengenai kepemimpinan wasit, Aji pun mengatakan sangat kecewa dengan beberapa keputusan sang pengadil di lapangan hijau. Tapi, ia enggan berkomentar banyak mengenai hal tersebut.
Seperti diketahui, pelatih sendiri tidak boleh melakukan protes keras ke wasit, karena akan ada sanksi terkait hal itu. Aji tak mau timnya dirugikan dengan terlalu keras mengkritik wasit.
“Tapi kalau Widodo protes, saya rasa itu wajar,” tutup Aji Santoso.
Pada laga tersebut, pemain andalan Sriwijaya, Beto Goncalves berhasil mencetak hattrick ke gawang Persela. Gol-gol dari mantan pemain Persipura itu dicetak di menit ke-9, 57, dan 78. Sedangkan 3 gol Persela dicetak oleh Ivan Carlos (24’ dan 87’) dan Choi Hyun-yeon (90’).
Hasil imbang tersebut membuat Persela kini menduduki peringkat ke-15 dengan catatan 25 poin dari 28 laga. Sementara Sriwijaya berada di peringkat ke-5 dengan koleksi 45 poin dengan jumlah laga yang sama.