Wenger Larang Pemainnya Membela Timnas
Usai menjalani laga babak kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa melawan Swedia dini hari nanti, Tim Nasional Prancis dijadwalkan untuk bertanding melawan Pantai Gading dalam partai persahabatan.
Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, mengaku tidak ingin salah satu anak asuhnya, Laurent Koscielny, untuk bermain dalam laga menghadapi Pantai Gading. Pelatih berusia 67 tahun tersebut tidak ingin pemainnya kelelahan, karena The Gunners akan menjalani dua partai berat usai International Break.
"Saya tidak pernah menghalangi pemain untuk bermain membela tim nasional. Saat pertandingan yang dimainkannya penting, saya tidak pernah melarang mereka," ujar Wenger dikutip dari Squawka.
Absennya Mertesacker membuat Koscielny jadi figur sentral di lini pertahanan Arsenal
"Tapi, apabila cuma pertandingan persahabatan, lain lagi cerita. Saya mengerti bahwa dirinya dibutuhkan pada pertandingan melawan Swedia, tapi melawan Pantai Gading? Kami membutuhkan Koscielny, karena setelah itu Arsenal akan melawan Manchester United dan Paris Saint-Germain."
Musim ini, peran Koscielny memang sangat vital di lini belakang Arsenal. Sempat absen pada laga pembuka Liga Primer Inggris melawan Liverpool, pemain berusia 31 tahun tersebut selalu bermain penuh selama 90 menit dalam sepuluh laga berikutnya.
Dalam 14 penampilannya bersama Arsenal musim ini, pemain yang dibeli Meriam London dari Lorient pada 2010 dengan harga 10 juta poundsterling, atau setara Rp168 miliar, tersebut membawa Arsenal tak tersentuh kekalahan, dengan rincian sepuluh kemenangan dan empat hasil imbang.