Cara Seru Pemain Timnas Mengusir Kebosanan
Menjalani aktivitas dan latihan yang sama setiap hari tentu saja membuat para pemain Timnas terkadang merasa lelah dan bosan. Oleh karenanya, beberapa penggawa Timnas Indonesia yang saat ini dipanggil untuk bermain di Piala AFF memiliki cara tersendiri untuk mengusir rasa suntuk tersebut.
Permainan virtual sepakbola menjadi salah satu pilihan Skuat Garuda untuk mengisi waktu kosong, atau sembari beristirahat maupun menjelang tidur. Uniknya pemain yang kalah saat bermain playstation (PS) tersebut harus menerima hukuman, yakni melakukan push up.
Bayu Gatra juga mengusir kebosanan dengan bermain playstation.
“Saya sama semuanya dekat, misalnya sama Fachrudin (Wahyudi), sama (Rizky) Pellu (yang sudah dicoret dari Timnas) kita sering main PS juga kalau ada waktu libur atau sebelum tidur. Yang kalah biasanya sering push up, termasuk saya juga,” ujar pemain sayap Timnas, Bayu Gatra.
Hal senada juga diungkapkan oleh pemain bertahan, Rudolof Yanto Basna. Bek yang juga menjadi andalan klub Persib Bandung tersebut membeberkan bahwa, beberapa rekannya selalu membawa playstation selama mengikuti pemusatan latihan Timnas.
Rudolof Yanto Basna terbiasa bermain PES di playstation dengan rekan setimnya di Timnas Indonesia.
“Di Timnas saat waktu kosong atau selesai latihan kita biasanya main PES (Pro Evolution Soccer) untuk mengatasi kebosanan. Teman-teman ada beberapa yang bawa jadi kita bisa main di kamar tidak perlu menunggu atau antri,” ungkap Yanto Basna kepada INDOSPORT.
Selain bermain video game, beberapa cara lain yang dilakukan penggawa Timnas untuk mengatasi kebosanan adalah melakukan mannequin challenge atau mematung seperti yang terlihat dari video yang diunggah Zulham Zamrun di akun Instagramnya. Pemain sepeti Boaz Solossa, Irfan Bachdim, Kurnia Meiga hingga Stefano Lilipaly turut serta dalam tantangan tersebut.