Djajang Senang Persib Bisa Balas Kekalahan dari Semen Padang
Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman mengatakan selain rekor buruk terobati dengan kemenangan itu, rekor timnya tak pernah kalah di laga kandang semakin lebih panjang.
"Alhamdulillah kita masih bisa bertahan sebagai tim yang tidak terkalahkan di laga kandang. Mudah-mudahan sampai akhir turnamen. Menang tipis 1-0 tidak apa-apa, tidak harus membalas 4-0 yang penting tiga poin," ujar Djadjang saat jumpa pers usai pertandingan.
Namun yang lebih penting pelatih yang akrab disapa Djanur itu mengatakan bahwa, permainan yang diperagakan sangat baik terutama di babak kedua. Sayangnya, permainan ciamik yang dilakukan di babak kedua tidak membuahkan gol. Sehingga pertandingan pun tetap berakhir 1-0.
"Secara keseluruhan kami sudah menyiapkan sebelum pertandingan dimulai. Sehingga kami bisa menutup pergerakan lawan hingga lawan tak mampu menciptakan peluang yang cukup membahayakan bagi gawang kami. Saya menaruh Vladimir dan Diogo yang bisa menopang Hariono dan Kim. Di sayap ada Jajang dan Tony. Alhamdulillah dengan strategi itu permainan kami cukup nyaman," katanya.
Hal yang sama diungkapkan bek sayap Persib Bandung, Tony Sucipto. Menurutnya kemenangan ini harus diapresiasi. Diharapkan tren positif ini berlanjut hingga TSC 2016 berakhir.
"Pertandingan sebenarnya jual beli serangan. Beruntung kita bisa cetak gol di babak pertama. Di babak kedua banyak peluang tapi tidak jadi gol. Tapi tidak apa-apa yang penting tiga poin," pungkas Tony.