x

Suporter Nyalakan Flare, Arema Terima Denda Rp65 Juta

Jumat, 25 November 2016 13:17 WIB
Editor:
Arema Cronus sudah lima kali menerima denda karena suporter menyalakan flare di stadion.

Tindakan suporter yang kerap tidak mentaati peraturan, kembali harus dibayar mahal oleh Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Arema Cronus.

Pasalnya, panpel  akhirnya kembali harus membayar denda akibat insiden penyalaan flare saat menjamu Persela Lamongan, 6 November lalu.

Secara total, panpel sudah menghabiskan anggaran sebesar Rp65 juta atas rangakaian pelanggaran terhadap flare dan benda-benda terlarang lainnya sepanjang TSC musim ini.


Tindakan suporter yang menyalakan flare membuat Arema telah menerima total dendan Rp65 juta.

"Kami sudah terkena imbas dari kecerobohan suporter dengan membayar denda Rp 20 juta saat menjamu Persela Lamongan kemarin," kata Abdul Haris.

"Jadi, kami harapkan kerja sama dari Aremania untuk lebih tertib lagi, agar sanksi yang kita terima tidak semakin berat," Ketua Panpel Arema Cronus itu melanjutkan.

Berkaca pada hal itu, panpel pun menyebut akan memperketat penjagaan di setiap pintu masuk di Stadion Kanjuruhan, dengan kembali melibatkan satuan Polwan. Pasalnya, setelah diselidiki, ternyata masuknya flare kembali melalui pakaian dalam penonton wanita.


Panpel Arema berharap Aremania tidak lagi menyalakan flare di stadion.

"Kami akui kecolongan atas hal itu. Sebab, di beberapa pertandingan suporter sudah tertib, tapi ternyata modus itu dipakai lagi," ujar Kepala UPTD Pemerintah Kabupaten Malang tersebut.

Sementara jika kembali terjadi penyalaan flare, pihak panpel sudah semakin siap untuk segera menangkap pelakunya. Hal itu sebagai penerapan kesepakatan dengan Aremania, di mana pelaku penyalaan flare akan membayar secara pribadi besaran denda yang akan dijatuhkan oleh GTS.

Oleh karena itu, panpel akan lebih banyak menebar match steward, baik yang berseragam maupun yang berpakaian biasa, untuk lebih mempersempit ruang gerak suporter di areal tribun.

"Pelaku (penyalaan flare saat lawan Persela) kemarin sebenarnya hampir tertangkap. Tapi, ketika akan diamankan, banyak teman-teman mereka menghalangi sementara petugas kami minim," cetus Haris.

Rincian denda Arema Cronus terkait pelanggaran flare:

- Pekan ke-1: Arema Cronus vs Persiba Balikpapan (denda Rp10 juta)
- Pekan ke-3: Arema Cronus vs Bhayangkara FC (denda Rp15 juta)
- Pekan ke-7: Arema Cronus vs Persija Jakarta (denda Rp10 juta)
- Pekan ke-10: Persela Lamongan vs Arema Cronus (denda Rp10 juta)
- Pekan ke-26: Arema Cronus vs Persela Lamongan (denda Rp20 juta)

Arema CronusTorabika Soccer Championship (TSC)Liga Indonesia

Berita Terkini