Hormati Korban Kecelakaan Pesawat, Penggawa Timnas Indonesia Kirim Salam Duka
Nasib nahas dialami Chapecoense yang akan melangsungkan leg pertama final Copa Sudamericana melawan Atletico Nacional dari Kolombia. Chapecoense berangkat menuju Kolombia dengan menggunakan sebuah pesawat komersil dengan nomor penerbangan LMI2933.
Namun, armada asal Brasil tersebut tidak pernah bisa mencapai pertandingan final, karena pesawat yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan. Pesawat itu pun jatuh di Cerro El Gordo, yang berada di dekat La Union, Antioquita, dan tim penyelamat mengalami kesulitan menuju ke sana karena jalur yang susah diakses, terutamanya dengan hujan lebat yang mengguyur.
Setidaknya 76 orang meninggal dunia termasuk para pemain dan pelatih Chapecoense. Tragedi ini tentu saja menyita perhatian dunia sepakbola, termasuk awak Tim Nasional Indonesia.
Boaz Solossa dan Andritany Ardhiyasa ikut mengirimkan salam duka bagi para korban kecelakaan pesawat ini. Kedua pemain Timnas tersebut mengunggah foto dalam akun media sosial mereka.
Boaz sendiri mengunggah foto para pemain Chapocoense dan puing pesawat yang terjatuh di sebuah tebing di Kolombia tersebut. Tak lupa, kapten Timnas Indonesia ini menyampaikan ungkapan duka citanya.
"Saya turut berduka cita atas kecelakaan pesawat yang menimpa klub asal Brasil, Chapecoense," tulis Boaz dalam akun Instagram pribadinya.
Sama halnya seperti sang kapten, Andritany juga mengunggah logo klub asal Brasil tersebut dalam akun Instagram pribadinya. Kiper asal Persija Jakarta ini pun mengirimkan ucapan duka cita.
Unggahan Anditany ini pun mendapat apresiasi dari Boaz. Pemain berusia 30 tahun ini kemudian mengomentari foto yang diunggah Andritany.