Kapten Madura United Turut Merasakan Duka dari Tragedi Chapecoense
Fabiano Beltrame ikut menyampaikan duka mendalam terhadap tragedi yang menimpa Chapecoense. Kapten Madura United itu ikut merasakan kesedihan dengan tragedi jatuhnya pesawat yang dinaiki seluruh anggota tim asal Brasil itu dalam lawatan ke Kolombia.
Seperti diketahui, tim dengan nama lengkap Associacao Chapecoense de Futebol itu bertolak dari Bandara Sao Paulo, menuju Kolombia. Tim yang merasakan Serie A ,Liga Utama Brasil sejak 2014 itu hendak menjalani pertandingan leg pertama dalam pertandingan Final Copa Sudamericana melawan Atletico Nasional di Stadion Atanasio Girardot Sports Complex, 1 Desember 2016 waktu setempat.
Namun, sebuah kecelakaan hebat menimpa pesawat yang ditumpangi seluruh anggota tim Chapecoense hingga jatuh dan tercatat 76 orang meninggal dunia, serta 5 orang masih kritis.
Pesawat yang membawa Chapecoense yang mengalami kecelakaan pada 28 November 2016 lalu.
"Apa yang menimpa teman satu profesi dari klub Chapecoense adalah duka besar bagi sepakbola. Sebagai orang Brasil, saya juga merasakan kesedihan mendalam atas kejadian itu," tandas Fabiano Beltrame.
Secara geografis, Fabiano memiliki kedekatan dengan klub yang berwarna kebesaran hijau yang berdiri sejak tahun 1973 tersebut.
Fabiano lahir dan besar di Foz do Iguacu, sebuah kota di barat daya dari Provinsi Parana. Sementara klub Chapecoense berasal dari Provinsi Santa Catarina, yang berbatasan langsung dengan tempat kelahirannya.
"Semoga anggota keluarga pemain Chapecoense yang ditinggalkan diberikan kesabaran dari Tuhan. Tetapi di sisi lain, nama Chapecoense juga harus tetap hidup sebagai klub sepakbola di Brasil," sambungnya.