Terkait Kinerja Buruk Wasit di Laga Timnas vs Vietnam, Alfred Riedl Angkat Bicara
Wasit pemimpin pertandingan Timnas Indonesia vs Vietnam, Jarred Gillett di Stadion Pakansari sempat mendapatkan sorotan. Gillet dianggap telah mengambil sejumlah keputusan kontroversial yang justru merugikan Skuat Garuda.
Sebut saja saat Gillett memberikan hadiah penalti kepada Vietnam setelah menganggap bek kanan Timnas, Benny Wahyudi mendorong pemain Vietnam di kotak terlarang. Alhasil, Vietnam pun berhasil memaksimalkan penalti tersebut menjadi gol yang dicetak oleh Nguyen Van Quyet di menit ke-17.
Padahal, dalam tayangan ulang, sangat jelas bek Arema Cronus tersebut tidak melakukan pelanggaran sama sekali. Tidak hanya memberikan hadiah penalti, Gillett juga memberikan kartu kuning kepada Benny.
Tak hanya itu, wasit asal Australia itu juga melakukan kesalahan lainnya pada laga tersebut. Di menit ke-20, Hoang Nguyen dengan jelas melakukan tekel keras menggunakan dua kaki kepada Manahati Lestusen. Namun, Gillett hanya mengeluarkan kartu kuning.
Terkait buruknya kinerja wasit, pelatih Timnas, Alfred Riedl pun angkat bicara. Riedl enggan berbicara banyak soal wasit mengingat ia tak berada sangat jauh dari sang wasit yang memimpin di tengah lapangan.
“Soal kinerja wasit, saya tidak mau komentar langsung. Ada jarak sekitar 60-70 meter. Jauh untuk ngomong, jadi saya tidak bisa berikan komentar,” kata Alfred Riedl selepas pertandingan di Stadion Pakansari.
Wajah serius pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl di Stadion Pakansari, Bogor.
Pada laga itu, Timnas Indonesia berhasil unggul lebih dulu lewat gol sundulan Hansamu Yama Pranata di menit ke-7. Namun, Vietnam berhasil menyamakan kedudukan lewat sepakan penalti Nguyen Van Quyet di menit ke-17.
Skuat Garuda akhirnya bangkit dan sukses mengunci kemenangan 2-1 lewat gol penutup dari sang kapten, Boaz Solossa di menit ke-50.
Kemenangan tipis atas Vietnam membuat Timnas hanya perlu hasil imbang tanpa gol atau 1-1 di laga leg kedua untuk lolos ke final. Laga leg kedua sendiri akan berlangsung di Stadion My Dinh, pada Rabu, 7 Desember 2016.