Dipermalukan BFC, Pelatih Persela Angkat Bicara
Aji Santoso dengan lugas menyebut timnya mengalami antiklimaks, pasca menderita kekalahan telak tiga gol dari Bhayangkara FC di pekan ke-33 TSC.
Determinasi dari Hendipo Conceicao maupun efektivitas Ivan Carlos Coelho dalam menyelesaikan peluang gol, seperti surut kala berhadapan dengan solidnya lini tengah BFC yang digalang Muhammad Hargianto dkk.
"Ya, ini kebalikan dari penampilan pemain yang bagus di tiga laga sebelumnya," kata Aji Santoso usai laga di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso.
Kekalahan ini pun menjadi yang ke-17 dirasakan Persela dalam kompetisi TSC, dan membuat posisi mereka tak beranjak dari papan bawah, dengan menempati posisi 13 di klasemen TSC lewat perolehan 32 poin.
"Penampilan kami tidak terlalu baik karena tenaga pemain sudah terkuras saat bermain secara total sebelumnya," imbuh Pelatih Persela Lamongan tersebut.
Alasan eks pembesut Persema Malang dan Persebaya itu memang masuk akal. Sebelum meladeni permainan cepat Bhayangkara FC, skuat tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu terforsir tenaganya dengan loyalitas total dalam meraih hasil terbaik.
Upaya itu pun memang tak sia-sia, setelah Dendy Sulistiawan dan koleganya mencatat rekor tak pernah kalah dalam tiga laga terakhir, masing-masing saat mengalahkan tim sekaliber Persib Bandung dan Madura United, serta menahan imbang tuan rumah Persiba Balikpapan pekan lalu.
Meski kelelahan, Aji berharap para pemain Persela bisa segera fit saat melawan Mitra Kukar.
Aji pun lantas meminta anak asuhnya kembali fokus untuk menatap laga pamungkas, yakni saat menjamu Mitra Kukar pada 16 Desember nanti.
"Bersama hasil pertandingan ini akan menjadi evaluasi atas gambaran dari kualitas masing-masing pemain untuk layak tidaknya mereka memperkuat Persela musim depan, dengan atau tanpa saya," Aji membeberkan.